All for Glory of Jesus Christ

In the Name of Love

In the Name of Love” kalau diterjemahkan berarti atas nama cinta (judul film or lagu ya? Hahaha lupa). Banyak orang in the name of love sanggup melakukan hal2 yang besar, bahkan sampai yang tidak terduga sekalipun. In the name of love, seseorang bisa melakukan pengorbanan yang luar biasa.

Dalam kasus cinta antara pria dan wanita, seorang pria dapat menempuh jarak ribuan kilometer untuk menemui wanita yang dicintainya. Seorang wanita dapat menunggu seorang pria sampai bertahun-tahun. Fakta yang menarik? Jelas! Sangat mencengangkan bukan melihat bagaimana cinta itu bisa membuat orang sebegitu luar biasanya berbuat demi orang yang dikasihinya.

Pertanyaannya adalah apakah in the name of love itu hanya terbatas pada cinta antara pria dan wanita? Jelas tidak, karena ada lagi cinta dalam keluarga, kasih dalam persahabatan, dan cinta Tuhan kepada manusia.

Kalau dipikir-pikir dan dibandingkan, rasa-rasanya selalu akan ada cinta yang lebih besar bila kita menilik masalah cinta dalam tatanan hubungan antara manusia. Hanya satu yang tidak dapat dibandingkan, yaitu cinta dari Tuhan untuk kita.

Bayangkan, dalam cinta antarmanusia, kalau orang itu perhatian pada kita, kalau orang itu menerima kita apa adanya, akan mudah bagi kita untuk mencintai balik. Tapi bagaimana kalau kita dibenci, dimusuhi, difitnah, dicaci-maki, bahkan disiksa? Apakah kita masih bisa mencintai orang tersebut? Suatu tanda tanya besar🙂. Diperlukan suatu kapasitas cinta yang sangat besar untuk dapat melakukannya.

Namun, Allah yang mengambil rupa sebagai manusia telah membuktikan bahwa Ia adalah kasih. Ia adalah cinta. Ketika Ia dibenci, Ia tidak membalas dengan kebencian, malah dengan kasih dan Ia selalu mengajarkan kita untuk mengasihi, bukan hanya bagi orang yang mengasihi kita, tapi juga untuk musuh kita.

Matius 5:44: Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

Pada saat Ia dimusuhi, difitnah, dicaci-maki, bahkan disiksa? Dia sama sekali tidak membalas. Luar biasa bukan. Bahkan karena kasih-Nya yang begitu besar bagi kita, Dia memberikan nyawa-Nya. Darah-Nya tertumpah untuk menghapus dosa-dosa kita. Itu adalah suatu bukti yang nyata betapa besar kasih Allah pada kita.

Yohanes 3:16: Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Untuk orang yang mengasihi kita, kita bisa melakukan hal yang luar biasa yang bahkan kadang-kadang tidak mampu kita duga. Padahal kasih manusia itu tidak sempurna. Pertanyaannya adalah seberapa banyak yang dapat kita lakukan untuk Tuhan? Apakah yang sudah kita lakukan untuk Dia? Bila untuk seseorang yang memberikan kasih, kita bisa membalas banyak, bagaimana dengan Tuhan yang telah memberikan segalanya bagi kita, bahkan nyawa-Nya sendiri?

Kalau tidak salah dalam lagu ada suatu lirik sebagai berikut:

“I’ll do everything in the name of love”

dan ini adalah untuk sesama manusia. Maukah kita menyanyikan lagu itu untuk Tuhan dan melakukannya? In the name of love to God, let’s do anything for Him.

Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: