All for Glory of Jesus Christ

FLU

Hari ini saya akan membahas mengenai “FLU”. Hahahah, kali ini kembali akan saya bahas satu jargon baru lagi yang diciptakan sahabat saya. “FLU” merupakan singkatan dari Feeling Lonely Ugh hahahahah. Bila diterjemahkan, berarti Merasa Kesepian Ugh. Apakah Anda sedang dijangkiti virus FLU?

Kalau saya akhir2 ini kelihatannya dijangkiti virus Flu hahaha, bukan FLU hahahaha. Yah, badan sedikit tidak enak sudah beberapa hari, kelihatannya karena kelelahan. Tetapi anehnya kala sudah berdiri di depan kelas dan mulai mengajar, semua sakit hilang hahahahah. Ajaib!

Saat menulis juga menjadi saat-saat menyenangkan dalam keseharian saya yang menyebabkan semua sakit terasa hilang hahaha. Puji Tuhan! Yah, melakukan hal yang menjadi passion (semangat hidup) kita memang bisa membuat semua rasa sakit hilang.

Amsal 17:22: Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Bahkan walaupun saat sedang memiliki banyak beban pikiran sekalipun, saat saya mengajar atau menulis, saya seolah melupakan semuanya. Sungguh! Seolah-olah saya memiliki suatu kantung besar tempat saya menaruh beban pikiran saya, saat saya sedang mengajar atau menulis. Saya sangat bersyukur karena diizinkan Tuhan bekerja pada bidang yang saya cintai. Puji Tuhan!

Ya, puji Tuhan saat ini saya belum terkena Flu dan sudah cukup lama tidak merasa FLU juga. Semoga tidak akan merasa FLU lagi hahahaha. Yah, dalam keseharian saya, saya banyak menghabiskan waktu dalam kesendirian (alone), baik saat saya menulis (mengetik ahahhah), memantau salah satu forum kristiani di internet, mendengarkan curhat dan konseling dari orang-orang lewat yahoo messenger, email, atau sms, mengirimkan sms renungan singkat harian, dan saat berdoa syafaat.

Tidak cukup hanya itu, saya juga menghabiskan waktu dalam kesendirian saat saya memeriksa tugas para mahasiswa, memasukkan nilai, atau saat mempersiapkan bahan untuk mengajar.

Yah, saya memang tipe orang yang menikmati saat kesendirian sebagai suatu kenikmatan tersendiri dalam hidup. Saat mendengarkan lagu rohani di kamar, saat membaca novel-novel romantis kesukaan saya, atau bahkan saat hanya melamun. Walaupun akhir-akhir ini waktu saya jarang bisa digunakan untuk membaca novel-novel romantis atau bahkan melamun hahahaha.

Saya juga kadang-kadang menikmati nonton di bioskop, jalan-jalan mengelilingi mall, dan mencari makanan favorit saya: mie dan lomie hahahahah, ya semuanya dalam kesendirian.

Sekedar cuci mata dengan membaca atau membeli buku di toko buku tertentu, makan di mall, atau berputar-putar untuk melihat-lihat atau mencari baju atau sepatu. Walau kadang hal itu saya lakukan dengan sahabat atau dengan ayah saya, kadang-kadang saya juga nikmati sendiri bila keinginan untuk itu muncul tiba-tiba.

Bahkan saya memang sedang sendiri saat ini, karena saya belum memiliki kekasih hahahaha. Alone, sendiri; namun rasa-rasanya tidak FLU. Ya, puji Tuhan, saya merasa tidak sendiri. Memiliki keluarga yang luar biasa, sejumlah teman dan sahabat yang peduli. dan saya merasa Tuhan begitu dekat, sehingga walaupun saat saya sendiri maupun dalam kesendirian, saya menikmati itu semua. Puji Tuhan!

Mengapa orang bisa mengalami FLU, bahkan saat di tengah keramaian orang? Bahkan saat ia sedang bersama-sama dengan sahabat atau teman-temannya? Ada banyak faktor:

– Sedang merasa kosong.
– Tidak memiliki ikatan batin dengan orang-orang di sekitarnya.
– Merasa tidak ada orang yang mengerti atau mempedulikan.
– Adanya suatu persoalan dalam diri yang belum diselesaikan dengan Tuhan.

Bila seseorang lajang mengalami FLU, sebenarnya walaupun ia telah memiliki kekasih ia akan tetap merasakan FLU. FLU itu sebenarnya merupakan akibat dari adanya ruang yang kosong dalam hati yang hanya dapat diisi oleh Tuhan (baca dalam “Emptiness”). FLU merupakan akibat tidak menyatunya seluruh aspek dalam diri yang hanya bisa disatukan oleh Tuhan (baca dalam “Whole”).

Tanpa seseorang menyerahkan ruang kosong di hatinya untuk diisi dengan Tuhan, FLU-nya tidak akan sembuh secara total. Saat seseorang lajang mendapatkan pasangan hidup, mungkin secara temporal FLU-nya itu dapat sembuh.

Tetapi seperti orang yang sakit kronis, jika hanya symptoms-nya (gejala-gejalanya) saja yang diselesaikan, tetap tidak akan menyembuhkan secara total penyakitnya. Malahan akan bertambah parah di kemudian hari.

Ya, mendapatkan pasangan hidup bukan obat mujarab untuk menyembuhkan FLU. Obat mujarab pertama dan terutama untuk menyembuhkan FLU adalah datang pada Tuhan, membereskan segala hal yang belum dibereskan dan membawanya kepada Tuhan.

Bila langkah pertama itu sudah dilakukan, maka niscaya FLU pun akan pergi. Mengapa demikian? Seberat apapun pergumulan Anda, Anda sebenarnya tidak pernah sendiri.

2 Korintus 4:9: kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.

Ya, kita tidak pernah sendirian. Dalam kondisi apapun kita tidak pernah sendirian.

Yohanes 14:16: Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

Tuhan memberikan kita Penolong yang sangat setia: Roh Kudus yang selalu menyertai kita selama-lamanya. Puji Tuhan! Ingatlah obat mujarab kedua: saat kita FLU, ada seorang Penolong yang selalu beserta kita.

Bagi Anda yang masih lajang, inilah obat mujarab ketiga: Tuhan mengerti pergumulan Anda. Tuhan tahu benar, menjalani hidup ini yang sering kali terasa berat, dibutuhkan juga seorang penolong selain Penolong yang diberikan-Nya.

Kejadian 2:18: TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Ya, tetapi ingat, Tuhan memberikan penolong saat Adam sedang bekerja, bukan karena Adam sedang FLU hahaha. Jadi, kalau Anda merindukan seorang penolong yang sepadan, obat mujarab keempat: sembuhkan FLU Anda terlebih dahulu.

Jadi masih FLU? Segeralah datang ke Dokter dari segala dokter. Amin.

(Footnote:
Thanks to “Kevin” Cahyadi Tanujaya for creating the new term of “FLU” hahaha. I will need more creative term wakakakkaka.)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: