All for Glory of Jesus Christ

Hari ini saya akan mengetengahkan suatu topik dengan judul yang merupakan moto saya “Everyday is a New Beginning”. Ya, bila Anda melihat di forum jawaban.com dan di blog-blog saya, Anda akan menemukan moto ini di sana. Inti dari pembahasan hari ini adalah awal yang baru.

Setiap hari saya selalu memulai hari dengan saat teduh lalu diikuti dengan mengirimkan sms harian, kemudian menyalakan laptop saya dan siap-siap menulis. Ya itulah rutinitas keseharian saya. Tentu saja ada sejumlah ritual harian lainnya yang saya tidak perlu sebutkan di sini hahahahaha.

Kadang-kadang ritual harian saya memang sedikit banyak bisa berubah urutannya bila ada hal yang muncul tiba-tiba dan hal ini biasanya terjadi bila saya bangun kesiangan hahahaha. Tapi sedikit banyak walaupun urutannya agak berubah, isi atau komposisi ritual rutin itu saya usahakan untuk tidak saya ubah.

Apakah ritual harian Anda saat memulai hari? Setiap hari merupakan suatu awal yang baru. Everyday is a new beginning. Bila Anda seperti saya yang memiliki ritual pagi yang kurang lebih sama setiap harinya, tetap perlu Anda ingat sungguh-sungguh: setiap hari adalah awal yang baru, everyday is a new beginning.

Ya, di luar keseharian Anda, di luar rutinitas Anda, perlu Anda sadari: setiap hari sesungguhnya berbeda dari hari-hari sebelumnya. Mungkin setiap hari Anda akan berangkat ke tempat kerja, bekerja pada suatu bagian yang sama seperti hari-hari sebelumnya.

Mungkin setiap hari Anda bangun pagi untuk sibuk membersihkan rumah, mencuci pakaian suami dan anak-anak Anda. Lalu kemudian dilanjutkan dengan kesibukan untuk menyiapkan sarapan bagi suami dan anak-anak tercinta.

Mungkin setiap hari Anda bangun pagi dengan sejumlah kesibukan untuk mempersiapkan usaha Anda. Menyiapkan hal-hal yang harus Anda pikirkan dan terapkan dalam usaha Anda.

Setiap hari merupakan awal yang baru. Apakah Anda merasa sebagai orang yang kalah? Apakah Anda bangun dengan perasaan enggan, cemas, kuatir? Apakah Anda bangun dengan segala beban yang bertumpuk pada pikiran Anda? Apakah Anda bangun dengan perasaan bersalah dan benci pada diri sendiri?

Setiap hari adalah awal yang baru. Setiap hari adalah suatu pilihan bagi Anda. Pilihan untuk memutuskan mengenai hal yang akan Anda lakukan dalam hidup Anda. Satu hari merupakan momentum bagi hari lainnya. Satu hari merupakan titik balik bagi hidup Anda.

Apakah hari itu merupakan hari di saat Anda memilih untuk kecewa karena suami/istri Anda tidak memenuhi harapan-harapan Anda? Apakah hari itu merupakan hari di saat Anda memilih untuk kecewa karena anak-anak Anda tidak menunjukkan perilaku yang Anda harapkan? Apakah hari itu merupakan hari di saat Anda memilih untuk kecewa karena orangtua Anda sulit memahami keinginan Anda?

Apakah hari itu merupakan hari di saat Anda memilih untuk sakit hati karena teman Anda mengecewakan Anda? Apakah hari itu merupakan hari saat Anda memilih untuk sakit hati karena teman kerja Anda menyakiti hati Anda? Apakah hari itu merupakan hari saat Anda memilih untuk sakit hati karena kekasih Anda terlalu sibuk dengan pekerjaannya dan seolah-olah mengabaikan Anda?

Apakah hari itu merupakan hari di saat Anda memilih untuk terluka karena sahabat baik Anda menusuk Anda dari belakang? Apakah hari itu merupakan hari di saat Anda memilih untuk terluka karena kekasih Anda meninggalkan Anda, bahkan setelah Anda memberikan cinta Anda 100% kepadanya? Apakah hari itu merupakan hari di saat Anda memilih untuk terluka saat orang terdekat Anda mengucapkan kata-kata yang sangat pedas dan mengiris hati Anda?

Setiap hal yang terjadi yang tidak sesuai dengan hal yang kita harapkan memang wajar membuat kita kecewa, membuat kita sakit hati, bahkan membuat kita terluka. Ya, saat harapan terbentuk dan tidak terpenuhi, itu merupakan sumber kekecewaan (baca dalam “Harapan, Menjaga Hati dan Pikiran”).

Inti persoalannya bukan terletak pada orang lain sesungguhnya. Inti persoalannya adalah pada pertanyaan berikut:

Apakah PILIHAN yang Anda ambil?

Setiap orang bisa saja melukai kita, dari tingkat teringan sampai terberat. Setiap orang bisa saja menyakiti kita. Setiap orang bisa saja mengecewakan kita. Tetapi, perlu kita ingat kita juga tidak sempurna. Kita juga bisa saja melukai, menyakiti, dan mengecewakan orang lain.

Memang melukai, menyakiti, dan mengecewakan orang lain bukanlah pilihan yang benar, apalagi kalau itu dilakukan secara sadar dan memang dimaksudkan untuk melukai, menyakiti, dan mengecewakan orang lain.

Namun kembali pertanyaannya adalah:

Apakah PILIHAN yang Anda ambil?

Setiap hari kita bergumul dengan kelemahan kita. Kita bergumul dengan godaan-godaan yang dapat membuat kita jatuh. Setiap hari kita bergumul antara memilih kedagingan kita atau memilih merawat dan menumbuhkan buah Roh dalam diri kita.

Galatia 5:19-21a: Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.

Galatia 5:22-23b: Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.

Tetap inti pertanyaannya adalah:

Apakah PILIHAN yang Anda ambil?

Mungkin saat Anda membaca notes hari ini, ada hal-hal tertentu yang terlintas dalam pikiran Anda. Mungkin Tuhan telah berbicara pada Anda secara spesifik akan suatu hal tertentu. Mungkin hal itu bukan hal yang Anda sukai dan Anda terus berkata:

“Nanti ya, Tuhan. Tunggu sebentar lagi.”

atau mungkin Anda berkata:

“Saya akan mengerjakan itu Tuhan, tapi kalau Tuhan melakukan sesuatu buat saya.”

Namun Tuhan terus berbicara pada Anda secara spesifik akan suatu hal tertentu itu.

Kembali inti pertanyaannya adalah

Apakah PILIHAN yang Anda ambil?

Ya, awal yang baru berbicara tentang PILIHAN yang akan Anda ambil.

Berbicara tentang PILIHAN, mari kita MEMILIH memulai awal yang baru, setiap hari dengan dua hal berikut:

1. Mencari wajah Tuhan sebelum memulai setiap hari.

Markus 1:35: Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

Tuhan Yesus sendiri memberikan teladan ini. Berdoa, membaca, dan merenungkan firman Tuhan merupakan suatu hal yang harus menjadi ritual rutin dalam memulai hari kita. Ini merupakan harga mutlak yang wajib Anda lakukan.

Selain berdoa, membaca, dan merenungkan firman Tuhan, Anda dapat memuji dan menyembah Tuhan juga dalam bentuk nyanyian atau dengan mendengarkan lagu pujian dan penyembahan.

Bila ada dari antara Anda yang mengatakan

“Saya sibuk, tidak punya waktu untuk bersaat teduh.”

Saya mau katakan, bagaimana bila Tuhan terlalu sibuk dan tidak punya waktu untuk Anda?

Janganlah mencari-cari alasan!

Walaupun mungkin Anda begitu sibuk, Anda bisa bangun lebih pagi dan meluangkan waktu bersama Tuhan.

Kalau Anda mau berkata

“Saya sulit bangun pagi, karena memang setiap malam saya harus mengerjakan banyak hal.”

Saya mau katakan, bila memang Anda menganggap suatu hal itu penting, tak peduli apapun, pasti akan Anda kerjakan. Pertanyaannya adalah:

Apakah mencari Tuhan setiap hari itu penting bagi Anda?

2. Memupuk rasa takut akan Tuhan, sehingga memiliki hikmat untuk menjalani hari-hari.

Mazmur 111:10: Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

Takut di sini bukan berarti seram atau ngeri, tetapi hormat dan cinta akan Tuhan. Saat kita hormat dan cinta akan Tuhan, kita akan diberikan hikmat untuk mengetahui yang terbaik yang perlu kita pilih dalam hidup kita.

Saat kita memiliki hormat dan cinta akan Tuhan, kita akan melakukan segala perintah-Nya. Saat kita memiliki hormat dan cinta akan Tuhan, kita akan berusaha menyenangkan hati-Nya.

Jadi siap menjalani awal yang baru setiap harinya? Everyday is a new beginning. Amin.

Iklan

Comments on: "Everyday is a New Beginning" (2)

  1. maap kamu teh islam atau nasrani kog ada tuhan yesus juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: