All for Glory of Jesus Christ

Buah Roh (Bagian-3)

Pembahasan hari ini adalah mengenai kemurahan hati. Pembahasan hari ini merupakan kelanjutan dari pembahasan-pembahasan sebelumnya (“Buah Roh (Bagian 1 dan 2)”).

Mengenai murah hati sudah pernah dibahas sekilas dalam “All about Love (Part-2)”. Di sana dibahas bahwa terdapat tiga aspek dari murah hati, yaitu: tanpa keterpaksaan (rela), tanpa rasa takut, dan bukan atas nama gengsi atau nama baik.

Dalam ayat berikut ini:

Lukas 6:36: Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati.

Tertulis jelas perintah bagi kita untuk menjadi orang yang murah hati, karena Allah Bapa kita adalah murah hati.

Saya sendiri masih bergumul untuk menjadi murah hati hehehe. Menjadi murah hati merupakan proses, tetapi kalau memang MAU pasti bisa hehehe. Yuk, kita sama-sama belajar.

Bagaimana caranya untuk menjadi murah hati?

1. Mari kita baca ayat berikut ini:

Titus 3:4: Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,

Titus 3:5: pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

Titus 3:6: yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,

Titus 3:7: supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.

Di sini terlihat kemurahan yang sempurna. Kasih Allah pada kita yang menyelamatkan kita bukan karena kita baik, tetapi karena memang Ia adalah Allah yang murah hati. Untuk menjadi murah hati hal yang pertama adalah meneladani Allah yang murah hati.

2. Amsal 11:17: Orang yang murah hati berbuat baik kepada diri sendiri, tetapi orang yang kejam menyiksa badannya sendiri.

Orang murah hati dilawankan dengan orang kejam. Berarti orang yang murah hati itu adalah orang yang tidak kejam. Tidak kejam berarti berbelas kasihan. Apalagi disebutkan orang yang murah hati itu berbuat baik kepada diri sendiri.

Mengapa demikian? Orang murah hati tidak egois, tidak tamak. Orang yang tidak egois dan tidak tamak itu tidak banyak pusingnya karena tidak fokus pada diri sendiri. Jadi untuk bisa menjadi orang yang murah hati cara kedua adalah berusaha menjadi orang yang tidak egois dan tidak tamak.

3. 2 Korintus 9:11: kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.

Wah ini ayat yang menyenangkan. Bila kita murah hati, hati kita diperkaya. Bila hati kita diperkaya, maka kita dapat membuat diri kita bersyukur bahkan juga membuat orang lain bersyukur juga.

Untuk memperkaya hati, berarti kita perlu memperbesar kapasitas hati kita. Untuk memperbesar kapasitas hati kita. Untuk memperbesar kapasitas hati kita sehingga bisa murah hati? Caranya adalah meminta pada Tuhan.

Matius 7:7: “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.

Jadi untuk menjadi orang yang murah hati cara ketiga adalah dengan meminta pada Tuhan.

4. Matius 5:7: Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Bila kita murah hati, maka kita akan berbahagia. Bukankah kebahagiaan itu adalah sesuatu yang banyak dikejar orang-orang? Cara menjadi murah hati yang keempat: dengan mengingat: menjadi orang yang murah hati berarti menjadi orang yang berbahagia.

Mari kita semua blajar menjadi orang yang murah hati.

Amin.

Iklan

Comments on: "Buah Roh (Bagian-3)" (2)

  1. FB Comment from EHC:
    hmm keren nih pembahasan buah Roh yg ini murah = berbelas kasihan, dan marilah kita meneladai sikap murah hati dari Sang Guru Agung kita 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: