All for Glory of Jesus Christ

Pembahasan kali ini berkaitan dengan sesuatu yang sedang marak terjadi beberapa tahun terakhir, bahkan mungkin dalam 1 dekade terakhir. Hal yang ingin saya bahas adalah mendapat jodoh melalui media-media yang tidak umum.

Media-media yang tidak umum contohnya: lewat perjodohan, lewat biro jodoh, bahkan lewat media internet. Saya banyak mendengar mengenai pasangan yang dipertemukan lewat perjodohan lalu awet dan langgeng sampai kakek nenek.

Bahkan untuk cerita pasangan yang dipertemukan lewat media internet itu sudah merupakan hal yang umum terjadi saat ini. Saya bahkan mendengar secara spesifik cerita mengenai pasangan yang dipertemukan Tuhan lewat media internet lalu kemudian menjalin hubungan tanpa pernah bertemu sebelumnya. Mereka menjalin hubungan lewat telpon, email, surat, dan baru bertemu pada hari pernikahan. Ini adalah kisah teman kakak saya.

Hal yang sangat menarik dan bahkan bisa membuat orang yang konservatif menggeleng-gelengkan kepala. Ya, ini hal yang sangat riskan tentunya. Beruntung memang pasangan tersebut keduanya jujur dan terbuka sehingga kehidupan pernikahannya lancar-lancar saja.

Jelas Tuhan bisa menggunakan berbagai cara untuk mempertemukan dan menautkan jodoh anak-anak-Nya. Satu ungkapan yang saya sangat senang katakan adalah:

“Tuhan kita itu tidak gaptek (gagap teknologi-tidak mengerti teknologi).”

Ya, Tuhan adalah Allah yang luar biasa. Jangankan teknologi, bahkan hal-hal mustahil pun yang bahkan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak dapat pecahkan dengan mudah dapat Tuhan selesaikan. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan (baca “Impossible is Nothing”).

Pertanyaannya adalah bagaimana sikap kita terhadap berbagai media-media yang bisa dikatakan tidak umum untuk menemukan pasangan hidup? Sikap kita akan terkait erat dengan pandangan dan wawasan kita terhadap hidup dan terhadap Tuhan.

Jika menurut kita Allah sanggup menyediakan jodoh tanpa lewat media-media yang tidak umum tersebut, ya saya yakin Allah sanggup menyediakannya. Jika menurut kita Allah dapat saja menyediakan jodoh lewat media-media yang tidak umum tersebut, saya juga yakin Allah sanggup menyediakannya.

Kejadian 22:14: Dan Abraham menamai tempat itu: “TUHAN menyediakan”; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: “Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.”

Seperti dahulu ketika Abraham harus mempersembahkan Ishak anaknya terkasih kepada Tuhan lalu ternyata Tuhan menyediakan domba jantan untuk korban sebagai ganti Ishak. Tuhan selalu menyediakan dan cara Tuhan itu ajaib.

Kalau dipikir-pikir di gunung ada domba jantan tersangkut agak aneh ya? Saya suka menonton film-film dokumenter mengenai kehidupan satwa dan setahu saya kalau domba dan binatang memamah biak itu hidup di padang rumput dan bukan di gunung. Setidaknya yang saya tonton begitu. Apa yang dilakukan si domba itu di gunung? Saya tidak tahu karena saya bukan domba hahahaa.

Namun saya percaya domba tersebut bisa sampai ke gunung tempat Abraham hendak mempersembahkan Ishak bukan karena kebetulan, tetapi karena memang sesuai rencana Allah yang sempurna dan tak pernah dapat terselami oleh kita manusia. Pertanyaannya adalah di gunung mana Tuhan akan menyediakan? Dalam konteks pasangan hidup adalah dengan media apa Tuhan akan mempertemukan kita dengan jodoh kita?

Bisa melalui kehidupan sehari-hari: teman segereja, teman sekerja, temannya teman, kenalan baru, dan lain-lain. Bisa juga melalui media-media yang tidak umum yang sudah saya sebutkan.

Matius 9:29: Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: “Jadilah kepadamu menurut imanmu.”

Matius 15:28: Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Markus 10:52: Lalu kata Yesus kepadanya: “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.

Matius 17:20: Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, –maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Memang konteks di atas adalah bukan mengenai pasangan hidup, namun prinsip:

“terjadi sesuai imanmu”

, itu merupakan suatu prinsip Alkitabiah yang dapat diterapkan dalam permasalahan pasangan hidup.

Kalau kita beriman bahwa jodoh kita adalah orang yang kita temui sehari-hari, terjadilah sesuai iman kita. Kalau kita beriman ya Tuhan bisa menyediakan jodoh lewat media yang tidak umum, bisa jadi dan besar kemungkinan Tuhan akan menyediakan jodoh lewat media yang tidak umum. Terjadilah sesuai imanmu!

2 Petrus 1:5: Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,

Hal yang perlu kita ingat selalu, entah kita mengimani jodoh kita akan kita temukan dari kehidupan sehari-hari atau lewat media yang tidak umum, perlu kita ingat benar ayat 2 Petrus 1:5 ini.

Dalam iman kita, terletak kekuatan yang besar. Lewat iman Abraham, Tuhan mewujudkan hal yang mustahil menjadi mungkin. Lewat iman Rahab, Tuhan menyelamatkan sejumlah pengintai dan karenanya Rahab dan keluarganya selamat. Lewat iman Musa, Tuhan bisa bekerja membelah Laut Merah, sehingga sampai hari ini peristiwa terbelahnya Laut Merah menjadi suatu fenomenal yang luar biasa. Masih banyak lagi.

Namun jelas iman kita perlu didasarkan oleh hikmat yang tepat, yaitu karena memang kita berdiri dalam dasar Firman Tuhan. Petrus dapat berjalan di atas air, karena ia berjalan di atas dasar perkataan Tuhan Yesus. Mujizat Yesus memberi makan 5000 orang laki-laki, belum termasuk wanita dan anak-anak terjadi karena iman polos seorang anak kecil yang memberikan 5 roti dan dua ikan.

Jadi, entah kita beriman mengenai cara kita bertemu jodoh kita melalui cara yang umum atau yang tidak umum, perlu sekali kita mendasarkan diri pada hikmat yang tepat dan berdiri atas dasar Firman Tuhan. Hikmat mengenai pemilihan pasangan hidup telah pernah saya bahas dalam “Cinta, Jatuh Cinta, dan Pasangan Hidup”.  Silakan mengacu ke sana untuk pembahasannya.

Selain itu, jelas kita perlu menggumulkan masalah jodoh lewat doa secara sungguh-sungguh. Entah lewat cara umum atau lewat media tidak umum, masalah jodoh adalah masalah yang sangat serius. Pendeta saya bahkan mengatakan:

“Masalah surga atau neraka bukan nanti, tetapi sekarang saat di dunia. Jika kita memilih pasangan hidup yang tepat, surgalah yang kita peroleh. Tetapi jika kita memilih pasangan hidup yang keliru, neraka yang menunggu kita di dunia.”

Jadi, tidak masalah bila Anda menemukan pasangan hidup melalui media yang tidak umum, asalkan disertai hikmat, tetap berdiri dalam dasar Firman Tuhan, dan menggumulkannya secara sungguh-sungguh dalam doa.

Cinta lewat Media yang Tidak Umum?” Siapa takut!

Amin.

Comments on: "Cinta lewat Media yang Tidak Umum" (12)

  1. FB Comment from AG:
    takut sich taklah,,
    tp kudu atie-atie,,,,
    coz da pernah juga kak ,,,
    But Thanks deh Notenya bagus,,,,,
    Be Blessed n Be Blessing

    • Hehehe, makanya dibilang perlu hikmat, berdiri dalam FT, dan menggumulkan dalam doa. Segala pujian hanya bagi Tuhan. Thanks udah baca dan kasih comment🙂. Gbu.

  2. FB Comment from MS:
    hu..hu..hu..(sad) gwa banget nih kak tp Tuhan cepat2 menyadarkan aku. kena semua nih notes nya. thanks ya ka notes nya.

  3. FB Comment from JD:
    padang rumput juga ada yg terletak diatas pegunungan kali …hehehe

  4. FB Comment from ABS:
    Oh..kirain cnt lwt media yg tak umum tuw klo dl pake surat cnt..skrg coz lg marak go green jd pake mendong,pandan,or bhn2 recycled ha3

  5. FB Comment from EHC:
    Tetap Dia lah JEHOVAH JIREH = LORD is Provider

  6. FB Comment from JA:
    Wah beneran tuh kisah yg pacaran via internet dan br ketemu pas pernikahan? mantap jg tuh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: