All for Glory of Jesus Christ

Cinta di Dunia Maya

Pembahasan hari ini merupakan kelanjutan dari pembahasan kemarin “Cinta lewat Media yang Tidak Umum”. Hari esok juga masih akan melanjutkan dari pembahasan kemarin. Hari ini saya akan membahas mengenai “Cinta di Dunia Maya”.

Berapa banyak dari Anda yang pernah mengalami cinta di dunia maya? Seperti yang sudah saya ceritakan kemarin, ada yang berhasil menemukan belahan jiwa lewat dunia maya. Bahkan salah seorang teman saya di forum jawaban.com juga berhasil menemukan belahan jiwanya lewat dunia maya, yaitu di forum yang sama hahahaa (promosi dot com).

Seperti yang saya katakan kemarin, Allah kita adalah Allah yang kreatif. Allah kita tidak gaptek. Ia adalah Allah yang luar biasa. Seberapa besar Anda mau membatasi kuasanya, seberapa besar itulah Ia akan bekerja. Tuhan dapat bekerja jauh melampaui akal pikiran Anda, jika Anda tidak membatasi kuasa-Nya. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan (baca “Impossible is Nothing”).

Hal yang membatasi kuasa Allah bekerja adalah ketidakpercayaan kita. Lihat kisah Yesus dalam keempat Injil. Tuhan Yesus melakukan mujizat di sana sini, namun di Nazaret di kota-Nya sendiri, Ia ditolak (Lukas 4:16-30). Akibatnya tidak ada mujizat yang dilakukan Yesus di sana.

Permasalahan memperoleh cinta dari media yang tidak umum sudah saya bahas kemarin. Jadi terserah iman Anda. Tidak ada yang salah dengan mengimani akan memperoleh cinta lewat media yang umum, juga tidak ada yang salah dengan membuka diri terhadap kemungkinan memperoleh cinta lewat media yang tidak umum. Semua tergantung pada Anda.

Sekarang ini merupakan saat-saat penuh kesibukan. Hari-hari terasa lebih pendek (padahal sebenarnya tetap saja 24 jam sehari). Namun disadari atau tidak, semakin hari beban hidup terasa semakin berat, lain dari dulu. Hal ini memang sudah dituliskan di Alkitab.

Kejadian 3:17: Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:

Hal yang menimpa Adam karena dosa, turun juga pada kita sehingga kita harus bekerja keras untuk hidup kita. Pada hari-hari terakhir semakin berat pula kita harus bekerja. Oleh karena itu banyak orang kemudian jatuh dalam mengeluh dan bersungut-sungut. Ini semua telah dituliskan di Alkitab ribuan tahun lalu.

1 Korintus 10:10: Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

1 Korintus 10:11: Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.

Kaitan kerja keras dan hidup yang semakin berat membuat manusia jadi fokus pada kerja dan kerja, usaha dan usaha. Akhirnya masalah jodoh jadi terlupakan. Kalaupun tidak terlupakan tapi terganjal masalah kesibukan.

Oleh karena itu sekarang dunia maya menjadi satu alternatif baru untuk menjalin hubungan pertemanan atau bahkan hubungan cinta. Apakah ini sesuatu yang buruk? Saya pikir tidak, ini adalah perkembangan zaman.

Konsekuensi dari zaman yang serba sibuk akan melahirkan suatu alternatif-alternatif baru untuk mengatasi dunia yang sibuk tersebut, termasuk dunia maya. Dengan dunia maya saya sangat menyadari bahwa kedekatan yang mungkin terbina dalam waktu misalnya 1 bulan di kehidupan nyata, dapat tercapai dalam waktu singkat di dunia maya.

Sebutlah begini: saya berkenalan dengan si A di dunia nyata (di kehidupan sehari-hari). Dari mulai kenal samapai dekat mungkin akan membutuhkan waktu 1 bulan. Ya bisa saja lebih cepat tergantung intensitas komunikasi, keterbukaan, kejujuran, kecocokan, dan respon positif dari kedua belah pihak.

Bandingkan bila saya berkenalan dengan si A di dunia maya. Hal yang mungkin membutuhkan waktu 1 bulan, bisa dicapai dalam satu atau dua hari saja. Ya, ini adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri.

Orang yang tidak mungkin kita temui dalam kehidupan sehari-hari karena sibuk atau karena terletak pada jarak yang begitu jauh, dapat dengan mudah berkomunikasi dengan kita. Jarak menjadi tidak masalah lagi. Kesibukan dan waktu juga bukan kendala lagi.

Hanya cukup menggunakan perangkat komunikasi: komputer, laptop (notebook), palmbook, handphone, bahkan sekarang yang terbaru adalah Blackberry, kita sudah bisa terhubung melalui dunia maya. It’s as easy and as simple as that. Semudah dan sesederhana itu prosesnya.

Hal yang mau saya tetap tegaskan di sini adalah sesuatu yang telah saya katakan kemarin. Entah apapun media yang Anda gunakan, tetap gunakan hikmat, berdiri atas dasar firman Tuhan, dan gumuli dalam doa. Itulah kunci bagi segala persoalan: masalah hidup, masalah pekerjaan, masalah kuliah, masalah hubungan, masalah apapun, termasuk masalah jodoh, bahkan lebih spesifik lagi adalah masalah memperoleh cinta lewat dunia maya.

Hal yang perlu Anda sadari adalah dalam dunia maya orang bisa berpura-pura menjadi siapapun. Orang bisa menampilkan dirinya menjadi figur apapun yang dikehendakinya. Inilah yang berbahaya. Dalam dunia nyata pun, bahaya ini tetap ada. Namun dalam dunia maya bahaya ini menjadi berlipat ganda.

Pada saat saya menonton acara “Oprah Winfrey’s Show” saya menjadi ngeri sendiri. Ya, di internet berkeliaran pedofilia, penipu, kriminal, bahkan orang-orang sakit jiwa yang mengambil rupa sebagai orang baik-baik.

Memang tidak semua orang di dunia maya seperti itu, buktinya yang baik, jujur, dan cinta Tuhan juga banyak berkecimpung di dunia maya. Buktinya banyak media-media baik rohani maupun sekuler yang ada di dunia maya yang dibentuk dengan tujuan untuk membantu orang banyak.

Namun jelas tidak tertutup kemungkinan kita bisa bertemu dengan orang-orang yang bahkan berusaha memanipulasi diri kita. Orang yang telah beristri/bersuami dapat mengaku dirinya masih single. Orang yang beristri/bersuami dapat mengaku dirinya duda/janda. Orang yang memiliki kekasih dapat mengakui dirinya sebagai lajang.

Hal ini memang dapat juga terjadi pada kehidupan sehari-hari. Orang yang berusaha memanipulasi diri kita terletak di mana-mana. Jika kita tidak hati-hati dan tidak berhikmat, kita bisa jatuh dalam jerat manipulasinya.

Lalu bagaimana sikap kita? Apakah kita perlu menjadi anti, kuatir, bahkan takut berlebihan (phobia) terhadap cinta di dunia maya? Saya menyerahkannya pada iman Anda. Dalam diri orang percaya terdapat Penolong yang dikaruniai Tuhan, yaitu Roh Kudus.

Yohanes 14:16: Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

Pada saat timbul kondisi-kondisi yang mungkin berpotensi membahayakan, Roh Kudus biasanya berbicara dengan lembut dalam hati kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjalin komunikasi yang intensif dengan Roh Kudus untuk peka terhadap suara lembut-Nya.

Selain itu, kita juga dikaruniai hikmat dan akal budi untuk menimbang perkara. Gunakanlah itu dengan baik. Jika terdapat kejanggalan-kejanggalan dalam saat berkomunikasi dalam dunia maya, wajib bagi Anda untuk curiga. Pada umumnya seorang yang jujur akan konsisten dengan jawabannya. Orang yang bohong akan tidak konsisten dengan jawabannya.

Namun jelas ada pula pembohong yang sudah kawakan. Ini merupakan satu jenis bentuk sakit jiwa lainnya. Istilahnya adalah Pathological Liar. Namun yang bersangkutan akan berbohong secara konsisten mengenai segala sesuatu dan membawakan dirinya sesuai dengan karakter yang diciptakannya. Saat orang berusaha membongkar kebohongannya, yang bersangkutan akan marah dan bahkan bisa melakukan tindakan agresif, misalnya: menyakiti secara emosi dan fisik, bahkan sampai membunuh.

Untuk itu, kita perlu sekali tuntunan Roh Kudus. Jangan mengandalkan diri kita sendiri. Bawa pergumulan kita dalam doa. Jangan sampai salah memilih! Jika kita salah memilih baju yang akan kita beli, jelas tidak banyak kerugian yang ditimbulkannya. Namun jika kita salah memilih pasangan hidup? Neraka di dunia yang menanti kita.

Jadi ingat tiga kunci ajaib: hikmat, hidup dalam firman Tuhan, dan bergumul dalam doa (dengarkan tuntunan Roh Kudus).

Selamat mencintai!

Amin.

Iklan

Comments on: "Cinta di Dunia Maya" (8)

  1. FB Comment from ASP:
    hmm… tp kadang ada orang2 yg suka “nyamar” d inet. misal : co tapi ngisi profile female. taun lahir 85 d tulis 88.
    (termasuk gw hahahhaa)

    • Hahahaa, pengakuan dosa nih :D. Ya makanya hati2 di dunia maya, terutama kalau berhadapan dengan orang yang ga jujur, tertutup, menyembunyikan identitasnya, atau bahkan memanipulasi identitas dan dirinya.

  2. FB Comment from EHC:
    perlu hikmat dan tuntunan Roh Kudus kalo kita mau menjalani cinta di dunia maya ^^

  3. FB Comment from KD:
    dunia maya itu kan cuman sebagai sarana perkenalan, yang penting adalah penjajakan in the real world-nya.

  4. FB Comment from AG:
    Yupz benar bgt,, kita harus minta tuntunan TUhan

    Thanks ya kak buat notenya

    Gbu

  5. FB Comment from JA:
    emang seru berkenalan di dunia maya..
    Awalnya hny niat untuk berteman saja..
    tp kl nantinya bs jd PH yah kenapa ngak..

  6. FB Comment from JD:
    sereemm ada fedofil, psycho dsb…tp kebyakan itu di luar negri ya.. di indo sih ga separah itu, paling suami/istri orang, ato playboy :P, tp kok spt nya kesannya pihak co yg dijelekin ya?? hahhaa….pdhl cewe jg byk yg boong loh 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: