All for Glory of Jesus Christ

Dalam perjalanan hidup, saya mengalami banyak hal, terutama masalah Cinta, Jatuh Cinta, dan Pasangan Hidup. Cinta dan Patah Hati itu merupakan bagian dari kehidupan saya. Dalam perjalanan panjang ini, kadang-kadang saya berpikir apakah Cinta = luka?

Mengapa kadang-kadang saya berpikir demikian? Saya selalu berusaha untuk tidak Memberi Harapan, melakukan Pembatasan, dan Ketegasan kepada lawan jenis yang tidak saya sukai. Walaupun demikian, seringkali saya dikecewakan. Saya telah berusaha melakukan yang terbaik, tidak ingin menyakiti orang lain, namun sebaliknya orang begitu mudah untuk menyakiti saya.

Kadang-kadang saya berpikir apakah saya ditakdirkan untuk Hidup Melajang? Proses pencarian Soulmate (Siapa dan Bagaimana) ini terasa begitu melelahkan. Rasa-rasanya pencarian pasangan hidup ini bagaikan suatu perjalanan menempuh lorong yang panjang dan gelap.

Untungnya, dalam perjalanan hidup saya yang penuh lika-likunya, saya tidak pernah sendiri. Ya, ada satu sosok yang senantiasa hadir bagi saya. Namanya adalah Yesus. Sejak Ia lahir di hatiku, Ia bukan hanya membuatku mengerti bahwa Hidup = Mengalami Masalah sehingga pada saat mengalami masalah, Ia membuatku Seeing Through Unveiling Eyes and Heart.

Ya, saat mengalami masalah, seringkali mata dan hati saya tertutup oleh awan tebal sampai-sampai tidak menyadari sebenarnya solusi dari permasalahan saya hanyalah untuk mengerti Dimensions of Prayer.  Saat saya tidak mengandalkan kekuatan sendiri, Ia dapat melakukan hal-hal yang luar biasa! Impossible is Nothing buat Tuhanku.

Ketika Yesus Lahir di Hatiku, Ia mempertemukanku dengan jawaban.com, sebuah situs Kristiani di internet. Saya merasa inilah Perjodohan yang sempurna, ya antara saya dengan jawaban.com. Mengapa saya sebut demikian? Karena dari akhir tahun 2005 sampai hari ini saya tergabung dalam forum jawaban.com. Sungguh dalam Tuhan tidak ada yang kebetulan.

Mulai dari informasi yang diberikan seorang teman mengenai situs ini, kemudian saya iseng-iseng melihatnya, membaca artikelnya, kemudian melihat forumnya dan bergabung di dalamnya. Beberapa waktu setelah bergabung di forum jawaban.com ternyata saya ditawari menjadi moderator di sana. Sampai hari ini saya masih bergabung di dalamnya dalam pasang dan surutnya keadaan saya.

Kemudian seiring dengan waktu berjalan, saya diilhami Tuhan untuk menulis di notes facebook kemudian saya juga buat dalam bentuk blog. Dari sana saya kemudian kirimkan ke jawaban.com, ternyata diterima. Itulah sebabnya saya berkata bahwa saya berjodoh dengan jawaban.com.

Dalam rentang Time itu, saya bertemu dengan banyak orang di sana. Menemukan orang-orang dengan berbagai macam problematikanya:

–         Ada yang In the Name of Love sampai-sampai melakukan Pengorbanan yang di luar batas yang semestinya, lalu akhirnya timbul luka. Setelah timbul luka, jadi Takut Mencintai, juga takut untuk Membuka Diri, Membuka Hati

–         Ada yang bingung untuk menentukan pasangan hidupnya sungguh dari Tuhan atau bukan dan dalam penentuannya apakah perlu menggunakan Tanda Supernatural vs Hikmat? Hal ini terutama bila sudah menyangkut: Long Distance Relationship, Cinta lewat Media yang Tidak Umum, Cinta di Dunia Maya. bahkan From Best Friend to Lover.

–         Ada yang bingung mengenai hubungan pacaran itu harus Apa Adanya, Seadanya, dan Ada Apanya, sehingga kaitannya dengan itu Do or Don’t Sweat Small Things? Karena saat memperhatikan atau mengabaikan hal kecil, terdapat dilematis antara apakah perlu Keterbukaan vs peluang terjadinya Konflik?

–         Ada yang bingung masalah Prioritas yang benar dalam pacaran, yaitu dalam penentuan My Everything yang tepat.

–         Ada yang memiliki permasalahan kekasih yang posesif sehingga bertanya-tanya apakah Cemburu Tanda Cinta? Karena yang bersangkutan merasa lelah dan Bosan menghadapi semua itu.

–         Ada yang menghadapi pertentangan karena kasus Orang Ketiga dalam hubungannya, Lover vs Other (s), dan masalah Heart vs Brain.

–         Ada yang menghadapi permasalahan Money in Relationship.

–         Ada yang memang belum waktunya berpacaran karena belum mengetahui Tujuan Pacaran yang benar.

–         Bahkan ada yang bingung mengenai masalah Gombal vs True Love.

Ya, ternyata dari forum jawaban.com ini saya mengerti bahwa saya bukanlah satu-satunya yang memiliki problematika masalah cinta. Dari sana saya mengerti bahwa permasalahan pasangan hidup bukanlah permasalahan yang seharusnya menjadi persoalan saya.

Mengapa saya katakan demikian? Karena Tuhanlah inisiator dalam suatu hubungan sehingga saya tidak perlu kuatir lagi. Ini bukan hanya masalah saya dan dia, tapi masalah I, You, and God. Kalaupun dalam perjalanannya misalnya terdapat orang lain dalam hubungan itu sehingga terjadi Rival and Rivalry, saya bisa tetap yakin dan percaya bahwa Tuhan yang menginisiasi hubungan yang akan membereskan semuanya itu.

Complexity vs Simplicity dari segala sesuatu sebenarnya terletak pada cara pandang terhadap masalah: mau dipandang kompleks dan rumit bisa, mau dipandang sederhana dan mudah juga bisa. Oleh karena itu, saya memilih yang sederhana, yaitu terus belajar untuk menaruh Harapan, Menjaga Hati dan Pikiran saya hanya tertuju kepada Dia dan bukan berpikir serta terpaku pada permasalahan yang kompleks, dalam hal ini masalah pasangan hidup.

Sungguh Tuhan itu ajaib. Sejak Ia lahir di hatiku, Ia mengubahku yang adalah broken Mirror dan penuh Kepahitan menjadi orang yang dapat menempatkan For the Love of Myself secara benar. Ia mengubahku dari yang tadinya Minder, juga Sombong, dan akhirnya relatif menjadi Percaya Diri dalam arti yang benar, karena saya tahu bahwa di dalam Dia, saya adalah ciptaan baru (2 Korintus 5:17), bahwa You are Precious.

Melalui forum jawaban.com juga saya melihat cara kerja Tuhan yang luar biasa dalam mengubahkan banyak orang. Sampai sekarang, Tuhan juga terus membentuk saya lewat forum ini. Tidak berhenti sampai mengubah saya, sejak Ia lahir di hatiku, Ia terus memberikan saya pengertian:

–         Bahwa apapun kepribadianku, saya harus memiliki Personality Plus yang selalu menghasilkan Buah Roh (Galatia 5:22-23b).

–         Bahwa Everyday is a New Beginning, sehingga saya harus senantiasa Struggle for Change untuk menjadi lebih baik setiap harinya. Untuk itu saya harus mau menerima Correction (Amsal 12:1).

–         Untuk terus Joyful senantiasa (Filipi 4:7).

Bahkan tidak cukup hanya itu saja, Tuhan terus mengajari saya dan memberikan kepada saya:

–         Purpose, Vision, and Mision in Your Life, yaitu dalam hal All about Ministry dan menjalankan People Pleaser vs God Pleaser, More of You, Less on Me, dan All about Love dalam pelayanan.

–         Membuat saya belajar mengenai Paying the Price dan Dimensions of Sacrificing, bahwa ketika saya mengikut Tuhan dan diperhadapkan pada All vs Nothing, but God instead, saya harus memilih Tuhan karena Ia tidak pernah mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya.

–         Untuk senantiasa melakukan Planning, namun tetap meminta Hikmat dari Tuhan sehingga saat Ia mengubah atau membelokkannya saya tidak menjadi Putus Asa, atau Berkeras, namun Berserah kepada-Nya. Pada saat saya berserah kepadanya, saya akan Forever Young, Forever Beautiful karena tidak kuatir lagi akan hari esok.

Ketika Yesus Lahir di Hatiku, aku DIAM. Ketika Yesus Lahir di Hatiku, aku tidak FLU lagi. Ketika Yesus Lahir di Hatiku, aku menjadi Whole dan tidak merasakan Emptiness lagi, bahkan Ia membuat aku Seeing the Invisible.

Terima kasih, Tuhan Yesus, buat Friendship yang Kau berikan, terutama buat keselamatan yang Kau berikan. Terima kasih, Tuhan Yesus, buat selalu berada di sampingku dan tak pernah tinggalkan aku. Aku juga berterima kasih, ya Tuhanku, buat kesabaran-Mu ketika aku masih suka berkata “Nanti ya, Tuhan”, padahal sesungguhnya Kau bisa saja memilih orang lain.

Siapalah aku ini sehingga Kau pandang? Aku hanyalah sesosok manusia dengan penuh keterbatasan dan yang penuh dosa, namun Kau tak pandang hina. Kau angkat dan Kau jadikan aku anak-Mu. Aku sangat bersyukur Kau berkenan lahir di hatiku.

Terima kasih, Tuhan Yesus, Kau membuatku belajar untuk Menikmati Perjalanan hidup. Terima kasih, Tuhan, buat kehormatan yang Kau berikan untuk dapat melayani-Mu. Tuhan Yesus, mulai dari saat Kau lahir di hatiku sampai akhirnya nanti, aku nyatakan Until Eternity I’ll be Yours.

Amin.

(Keterangan:

Kata-kata yang dicetak tebal dan digarisbawahi (hyperlink) merupakan judul-judul dari artikel dalam blog saya, yaitu dari awal blog (22 Februari 2009) sampai saat artikel ini dibuat (27 Mei 2009). Untuk lebih memahami apa arti dari setiap kata-kata tersebut, silakan membaca keseluruhan blog saya di archaengela.wordpress.com

DIAM = D-rowning I-n AM-azement)

FLU = F-eeling L-onely U-gh)

Artikel ini diikutsertakan dalam  Writing Competition CIBFest 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: