All for Glory of Jesus Christ

My Lover is My Rival

Pembahasan mengenai rival (saingan) telah saya angkat dalam “Rival and Rivalry”. Jadi pembahasan ini merupakan bagian dari pembahasan tersebut dalam konteks khusus, yaitu pacaran dan pernikahan.

Dalam “From Best Friend to Lover” telah saya bahas mengenai fungsi seorang kekasih – termasuk di dalamnya pasangan (suami/istri)-, yaitu: sebagai kekasih (Lover) itu sendiri, sebagai seorang sahabat (Best Friend), sebagai guru/pembimbing/motivator/penolong (Helper), dan sebagai seorang ayah/ibu (Protector). Saya akan tambahkan satu fungsi lagi, yaitu sebagai saingan (Rival).

Bagi yang belum pernah membaca “Rival dan Rivalry” saya akan beri sedikit gambaran. Rival itu bukan musuh, tetapi saingan. Arti saingan adalah orang yang akan membuat kita terpacu untuk mencapai tujuan hidup kita, impian kita, misi kita, target (goal) kita. Jadi rival memiliki arti yang sangat positif.

Dengan adanya kekasih sebagai saingan kita, maka kita akan lebih bersemangat mencapai tujuan hidup kita (baca dalam “Purpose, Vision, and Mission in Your Life (Trilogi-1)”). Dengan adanya kekasih sebagai saingan kita, maka kita akan lebih terdorong untuk menggapai impian kita (baca dalam “Purpose, Vision, and Mission in Your Life (Trilogi-2)”). Dengan adanya kekasih sebagai saingan kita, maka kita akan terpacu menyelesaikan misi kita, target (goal) kita (baca dalam “Purpose, Vision, and Mission in Your Life (Trilogi-3)”).

Dalam persaingan Anda dan kekasih Anda, itu bisa di segala lini:

1. Dalam hal karakter: bersainglah untuk semakin menumbuhkan buah Roh dalam diri Anda dan saling membantulah untuk semakin menumbuhkan buah Roh tersebut.

Galatia 5:22-23b: Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.

2. Dalam hal pekerjaan/usaha/pelayanan: bersainglah untuk semakin maju dalam pekerjaan/usaha/pelayanan Anda. Mungkin Anda dan kekasih Anda bukan berada dalam bidang yang sama, itu tidak menjadi masalah. Hal yang terpenting adalah untuk menjadi semakin maju, baik Anda maupun pasangan Anda dalam pekerjaan/usaha/pelayanan Anda.

Lebih baik lagi selain Anda saling memacu satu dengan lainnya, Anda juga berkolaborasi (bekerja sama) dengan kekasih Anda. Ini akan sungguh-sungguh memenuhi rancangan Tuhan untuk masalah pasangan hidup.

Pengkotbah 4:9: Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.

Khusus berkaitan dengan pelayanan, Anda bisa saling bersaing dan saling membantu kekasih Anda untuk saling mengenali, menguatkan, menumbuhkan, dan memperkaya karunia rohani.

Berkaitan dengan karunia Rohani, penjelasannya akan saya ambil dari buku yang berjudul “Understanding Your Spiritual Gifts” yang ditulis oleh Dr. Bruno Caporrimo. Dalam buku ini dijelaskan mengenai cara mengenali dan mengetahui karunia rohani Anda. Caranya adalah:

  1. Mengisi kuesioner karunia rohani yang ada dalam buku tersebut.
  2. Berdoa untuk mencari bimbingan Roh Kudus dalam mengevaluasi karunia rohani Anda.
  3. Membaca referensi Firman Tuhan yang ada berkaitan dengan karunia-karunia rohani dan fungsinya dalam tubuh Kristus.
  4. Merenungkan perasaan Anda berkaitan dengan karunia rohani yang Anda peroleh dari hasil yang diadakan pada poin a.
  5. Memperhatikan hasil yang diperoleh saat Anda menggunakan karunia rohani Anda. Karunia rohani Anda pada umumnya akan memberi Anda pengalaman positif pada saat digunakan.
  6. Tanyakan pada saudara seiman lainnya mengenai karunia rohani Anda. Di sini Anda bisa juga bertanya pada kekasih Anda, selain dari sahabat-sahabat, pemimpin, serta pembimbing rohani Anda.
  7. Menggunakan karunia rohani Anda.

Dalam kaitannya dengan menjadikan kekasih Anda sebagai rival Anda, Anda dapat saling memacu diri untuk lebih mengenali diri masing-masing berkaitan dengan karunia rohani ini. Setelah mengenali, tentu saja berupaya untuk menguatkan, menumbuhkan, dan memperkaya karunia rohani tersebut.

Ada satu perangkat menarik berkaitan dengan masalah mengetahui, yaitu Johari Window atau jendela Johari. Saya akan mengambil penjelasannya dari Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Johari_window).

A Johari window is a cognitive psychological tool created by Joseph Luft and Harry Ingham in 1955 in the United States, used to help people better understand their interpersonal communication and relationships.

Jika diterjemahkan adalah sebagai berikut:

Jendela Johari merupakan perangkat psikologi kognitif yang diciptakan oleh Joseph Luft dan Harry Ingham pada 1955 di Amerika Serikat, yang digunakan untuk menolong orang-orang lebih mengerti mengenai komunikasi internal mereka dan juga dalam berhubungan (berelasi).

Di sana dibandingkan antara hal yang Anda tahu dan tidak tahu, serta pandangan orang lain kepada Anda mengenai hal yang mereka tahu dan tidak tahu. Jadi terdapat empat ruang, yaitu: 1 (Arena), 2 (Blind Spot), 3 (Unknown), 4 (Façade).

  1. Arena: Jendela Tahu-Tahu, yaitu Anda dan orang lain sama-sama mengetahui karakter Anda. Jadi ini adalah bagian dari diri Anda yang baik Anda maupun orang lain dapat lihat.
  2. Blind Spot: Jendela Tidak Tahu-Tahu, yaitu Anda yang tidak mengetahui (tidak menyadari) karakter Anda, sedangkan orang lain mengetahuinya.
  3. Unknown: Jendela Tidak Tahu-Tidak Tahu, yaitu Anda dan orang lain sama-sama tidak mengetahui karakter Anda.
  4. Façade: Jendela Tahu-Tidak Tahu, yaitu Anda mengetahui karakter Anda, namun orang lain tidak mengetahui karakter tersebut. Jadi ini adalah area privat yang kita ketahui dan kita simpan dari orang lain.

Kaitannya Johari Window ini erat dengan karunia rohani Anda. Anda dan pasangan dapat saling membantu untuk mengisi Johari Window berkaitan dengan karunia rohani. Mari kita menyusun Johari Window yang baru.

Dalam pengisiannya Johari Window umumnya terdiri dari 55 kata sifat. Anda harus memilih 5 – 6 kata sifat yang menurut Anda paling mewakili diri Anda. Setelah selesai mintalah orang-orang yang Anda kenal untuk mengisi Johari Window tersebut, yaitu dengan memilih 5 – 6 kata sifat yang menurut mereka paling mewakili diri Anda.

Untuk Johari Window yang baru, kita dapat ganti 55 kata sifat tersebut dengan karunia-karunia Rohani. Prosedur selanjutnya sama dengan Johari Window yang lama.

Karunia-karunia Rohani yang ada berdasarkan pembahasan di buku “Understanding Your Spiritual Gifts” adalah:

  1. Penatalayanan (1 Korintus 12:28, Kisah Para Rasul 14:23).
  2. Kesenian (Keluaran 31:1-11, Mazmur 149:3a).
  3. Pembedaan roh (Yohanes 16:6-15, Roma 9:1, 1 Korintus 2:9-16).
  4. Penginjilan (Matius 28:16-20, Efesus 4:11-16, Kisah Para Rasul 2:36-40).
  5. Memberi nasihat (Yohanes 14:1, 2 Timotius 1:16-18, 3 Yohanes 5-8).
  6. Iman (Kejadian 12:1-4a, Markus 5:25-34, 1 Tesalonika 1:8-10).
  7. Memberi (2 Korintus 9:6-15, Lukas 21:1-4).
  8. Menjamu tamu (Roma 12:13, Roma 16:23a, Lukas 10:38).
  9. Doa syafaat (Matius 6:6-15, Lukas 11:1-10, Efesus 6:18).
  10. Pengetahuan (1 Korintus 14:6, Roma 12:2).
  11. Kepemimpinan (Roma 12:8, Yohanes 21:15-17, 2 Timotius 4:1-5).
  12. Kemurahan (Lukas 7:12-15, Lukas 10:30-37, Matius 25:34-36).
  13. Musik-vokal (Mazmur 96:1-9, Mazmur 100:1-2, Mazmur 149:1-2).
  14. Musik-instrumental (Mazmur 33:1-5, Mazmur 150, 1 Samuel 16:14-23).
  15. Penggembalaan (1 Timotius 4:12-16, 1 Timotius 3:1-13, 2 Timotius 4:1-2).
  16. Pelayanan/pertolongan (Lukas 23:50-54, Roma 16:1-16, Filipi 2:19-23).
  17. Keterampilan ahli (Keluaran 30:1-6, Keluaran 31:3-5, Yehezkiel 27:4-11).
  18. Pengajaran (1 Korintus 12:28, Matius 5:1-12, Kisah Para Rasul 18:24-48).
  19. Hikmat (1 Korintus 2:6-13, Yakobus 3:13-18, 2 Tawarikh 1:7-11).
  20. Penulisan (1 Yohanes 2:1-6, 1 Yohanes 12-14, 1 Timotius 3:14-15, Yudas 3).

Begitu juga sejumlah karunia Roh Kudus (1 Korintus 12 dan 14, Efesus 1:16-23, Yohanes 14:10-17):

  1. Perkataan hikmat.
  2. Perkataan marifat.
  3. Iman.
  4. Karunia kesembuhan.
  5. Melakukan mukjizat.
  6. Nubuat.
  7. Membedakan roh.
  8. Berbagai jenis bahasa (termasuk Bahasa Roh).
  9. Penafsiran Bahasa Roh.

Jadi selain 20 di atas, juga saya tambahkan karunia Roh Kudus lainnya, yaitu: karunia kesembuhan, melakukan mukjizat, nubuat, membedakan roh, berbagai jenis bahasa (termasuk Bahasa Roh), dan penafsiran Bahasa Roh. Untuk perkataan hikmat saya gabungkan dalam hikmat, begitu pula untuk perkataan marifat saya gabungkan dengan pengetahuan. Jadi keseluruhannya ada 27 karunia.

Nah, sekarang silakan Anda dan kekasih Anda untuk mengisi Johari Window yang baru tersebut. Selain kekasih Anda, juga Anda bisa tanyakan kepada orang-orang yang Anda kenal untuk mengisinya.

Setelah mengenali karunia rohani Anda, silakan bersaing dan saling membantu dengan kekasih Anda untuk melakukan yang terbaik untuk Tuhan.

3. Dalam hal mengejar Tuhan: bersainglah untuk semakin dekat dengan Tuhan, bahkan saling mendukunglah satu dengan lainnya untuk semakin dekat dengan Tuhan.

Yesaya 55:6: Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!

Matius 6:33: Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Ini sangat penting bagi Anda dan kekasih Anda untuk saling bersaing dan berlomba-lomba semakin dekat dengan Tuhan dan saling mendukung satu dengan lainnya sehingga makin dekat dengan Tuhan setiap harinya.

Jadi, siap menjadikan kekasih Anda sebagai Rival?

Amin.

Iklan

Comments on: "My Lover is My Rival" (4)

  1. terima kasih..
    kalau boleh tw, adakah talenta pendengaran? kalo ada, gmn ciri2nya?
    bgmn dgn talenta penglihatan?

    • Sepertinya semua sudah dibahas semua di sana. Talenta pendengaran dan penglihatan? Maksudnya bisa mendengar suara Tuhan dan bisa mendapat penglihatan-penglihatan mengenai hal-hal yang supranatural? Itu masuk ke dalam karunia nubuatan.

  2. FB Comment from RS:
    Setuju dengan persaingan.
    Persaingan yang fair.. tapi apabila satu jatuh, yang lainnya mendukung dan mengangkatnya.
    Btw, “Penatalayanan”, “perkataan marifat”, apa artinya?

    Thanks
    Gbu
    R

    • Amin :). Pengkotbah 4:9-10: Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!

      Berkaitan dengan Penatalayanan & Perkataan marifat, aku ambil dari bukunya langsung ya:
      – Penatalayanan: karunia yang memampukan orang percaya untuk menyusun, mengarahkan, dan melaksanakan rencana yang diperlukan untuk menggenapi satu tujuan tertentu.
      – Perkataan marifat: karunia supernatural yang menyatakan pewahyuan dan pengetahuan Allah oleh Roh Kudus. Karunia ini mendatangkan perkataan mafirat Allah tentang fakta apa pun.

      You’re welcome, R.
      Gbu too.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: