All for Glory of Jesus Christ

Success

Sukses” adalah kata yang begitu dicari orang. Betapa banyak orang yang menginginkan kesuksesan tersebut. Sebenarnya apakah sukses itu?

Ada yang menyebutkan sukses adalah bergelimang harta. Ada lagi yang menyebutkan sukses adalah memiliki nama besar. Lainnya lagi menyebutkan bahwa sukses adalah memiliki pengaruh besar. Ada yang menyebutkan sukses adalah menduduki suatu posisi yang penting. Ada juga yang menyebutkan sukses adalah berhasil melakukan aktualisasi diri sepenuhnya.

Itu semua adalah definisi sukses yang umum kita kenal. Namun dalam persepsi saya, definisi sukses tadi bukanlah definisi sukses yang sesungguhnya. Definisi sukses yang tadi menurut saya hanyalah dampak atau efek samping dari sukses yang sesungguhnya. Lalu apa definisi sukses yang sesungguhnya?

Sukses menurut saya adalah melakukan yang terbaik sesuai perannya, sesuai tugasnya, sesuai fungsinya. Jadi siapapun Anda, Anda terlahir untuk sukses JIKA Anda melakukan peran, tugas, dan fungsi Anda dengan sebaik-baiknya, Anda telah sukses.

Lalu bagaimana supaya sukses dengan gemilang?

1. Mulai dari pembaharuan pikiran: berpikir positif, optimis namun realistis.

Filipi 4:8: Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Pertanyaannya: mengapa pikiran yang dijaga? Karena segala sesuatu bersumber dari pikiran. Anda mau sukses atau gagal ditentukan oleh pikiran Anda. Saya baru saja pulang dari Jakarta bersama ayah saya untuk suatu keperluan. Dalam perjalanan pulang dengan menggunakan kereta, kamu disuguhi tontonan melalui layar televisi.

Kemudian dalam salah satu acaranya disiarkan mengenai ular yang memangsa tikus. Dalam pikiran saya kemudian timbul pertanyaan:

“Mengapa yang diserang dan dimakan dahulu adalah kepalanya? Mengapa tidak badannya dulu atau ekornya?”

Sekejap tiba-tiba saya teringat akan Adam dan Hawa di Taman Eden (Kejadian 2:8-25Kejadian 3). Lalu saya teringat saat Hawa berbincang dengan ular. Ah, ular! Ya, pas sekali. Ular menipu Hawa dengan mengecoh pikiran Hawa. Ular menipu tikus dengan bergerak perlahan dan menyerang tiba-tiba.. di bagian kepala!

Kepala adalah tempat bersarangnya otak dan otak adalah sumber dari pikiran kita! Saya waktu menonton itu serasa BINGO! Ya, serasa mendapat pencerahan. Mengapa kepala tikus yang diserang ular dahulu? Karena kalau badan atau ekornya dulu, tikus dapat meronta-ronta. Sebaliknya kalau kepalanya dulu? Matilah si tikus!

Sama dengan kita. Saat kita berjuang untuk sukses, saat kita membangun usaha kita, melakukan pekerjaan kita, lalu ada yang mengatakan:

“Sudah berhenti saja! Kamu tidak mungkin bisa”.

atau

“Untuk apa kerja capek-capek? Toh perusahaan bukan perusahan kamu”.

Nah saat itulah pikiran kita diserang ular. Saya akan kembali ke acara televisi di kereta tadi. Menariknya, selain tikus, ada juga semacam marmut atau apalah itu, mari kita sebut dia marmut saja. Nah, si marmut ini juga diincar oleh ular, namun hebatnya adalah marmut ini bisa lolos! Tidak mati seperti tikus tadi!

Kuncinya adalah marmut tadi ketika ular bergerak, marmut pun bergerak menjauhi ular. Analogi tersebut adalah kita. Saat pikiran kita diserang oleh berbagai pikiran negatif, berbagai pikiran yang timbul dari perkataan-perkataan yang melemahkan dan bahkan mematikan semangat kita, kita memiliki pilihan.

Pilihan pertama untuk menjadi seperti tikus yang terdiam, berpikir, terus berpikir (secara negatif), dan kemudian disantap ular. Pilihan kedua untuk menjadi seperti marmut yang tidak terdiam, berpikir, terus berpikir (secara negatif), namun bergerak dan lari dari ular (pikiran, perkataan, hal-hal yang melemahkan dan mematikan semangat kita untuk mencapai sukses). Pilihan di tangan Anda.

2. Undang Roh Kudus tinggal dalam diri Anda dan minta untuk senantiasa penuh oleh Roh Kudus.

Kemarin dari pembahasan “Breakthrough” kita sudah mengerti bahwa kita perlu mengundang Roh Kudus untuk tinggal dalam diri kita. Selain untuk tinggal, kita juga perlu senantiasa penuh oleh Roh Kudus. Ya, pada saat kita penuh oleh Roh Kudus, selain kita akan diberi arahan dan larangan yang sangat-sangat akurat oleh Roh Kudus, juga kita akan benar-benar produktif, puas, dan cukup (makarios) yang merupakan tanda sukses sejati. Ini sudah pernah dibahas dalam “Lover vs Other (s) (Tetralogi-2).

Saya akan menambahkan cara-cara yang lain supaya dipenuhi Roh Kudus senantiasa. Penjelasan ini diambil dari kotbah pendeta saya yang lain:

  1. Bangun: respon dan tindakan yang membuka diri pada Tuhan.
  2. Mengerti kehendak Tuhan: dari firman Tuhan.
  3. Menjaga motivasi hati supaya tetap penuh Roh Kudus.
  4. Berkata-kata yang membangun, bukan untuk menekan, apalagi membunuh (istilah “ular” tadi).
  5. Hati yang penuh pujian dan penyembahan kepada Allah.

Padahal penjelasan pendeta saya yang pertama di “Lover vs Other (s) (Tetralogi-2)” dengan penjelasan pendeta saya yang lain yang saya baru saja tuliskan ini diambil dari ayat yang sama, yaitu Efesus 5:14-21. Namun ternyata, masing-masing pendeta saya bisa mendapatkan suatu penafsiran tertentu dan bila digabungkan akan sangat serasi. Saya yakin ini adalah berkat karya Roh Kudus. Roh Kudus sanggup mengilhamkan, mengarahkan, dan menjaga supaya kita tetap dalam relnya Allah.

Bahkan kalau tulisan ini bisa saling sambung menyambung, ini semua berkat ilham dari Roh Kudus. Benar, bukan karena saya! Karena saya sama sekali tidak ada ide akan hal yang seharusnya saya tulis, namun kemudian tiba-tiba dari tayangan televisi di kereta saya diberikan ilham, lalu juga diberikan ilham untuk menuliskan kembali kotbah pendeta saya yang lain. Luar biasa karya Roh Kudus!

Seperti kemarin saya bagikan dalam “Breakthrough”, jika Roh Kudus sanggup membuat seseorang sukses dengan ilham membuat pabrik plastik (ember), Roh Kudus yang sama juga bisa membuat Anda sukses, entah apapun bisnis dan pekerjaan Anda. Kuncinya: undang dia dalam hidup dan hati Anda, serta senantiasa minta dipenuhi oleh Roh Kudus.

3. Miliki semangat yang luar biasa (spirit of excellent).

Daniel 6:4: Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa; dan raja bermaksud untuk menempatkannya atas seluruh kerajaannya.

Daniel 6:5: Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apapun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.

Ya, bahasan mengenai semangat yang luar biasa ini biasanya jatuh pada Daniel. Ya, inilah orang dengan kesuksesan luar biasa. Sudah berkuasa, dipercaya, padahal masih muda, nama besar sudah jelas, sampai-sampi jadi sumber iri hati dan kedengkian dari para pejabat tinggi dan wakil raja yang lain. Mengapa Daniel bisa menjadi sukses luar biasa? Selain karena memang Ia takut akan Tuhan dan sungguh-sungguh dalam Tuhan, Daniel juga memiliki semangat yang luar biasa.

Semangat yang luar biasa adalah semangat untuk melakukan sesuatu secara 100%, kalau bisa lebih. Jadi selalu memberikan yang terbaik, bukan 90%, bukan 75%, bukan 50%, apalagi kurang dari itu. Jika Anda pebisnis, milikilah semangat yang luar biasa dalam bisnis Anda. Jika Anda pekerja, milikilah semangat yang luar biasa dalam pekerjaan Anda. Pasti Anda akan sukses!

4. Kerjakan bagian Anda dengan yang terbaik.

Kolose 3:23:Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Melakukan bagian Anda dengan segenap hati seperti untuk Tuhan, ini adalah kunci sukses berikutnya. Dalam usaha dan pekerjaan Anda, jika Anda memandang hal ini sebagai cara Anda untuk memuliakan Tuhan, pasti Anda akan melakukan yang terbaik. Jika kita melakukan yang terbaik, pasti kita akan mendapatkan yang terbaik: sukses!

Mazmur 126:5: Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai dengan bersorak-sorai.

Orang yang melakukan yang terbaik pasti tidak bersantai-santai. Akibatnya mengeluarkan daya upaya yang terbaik. Daya upaya yang terbaik itu berat, berbeda dengan daya upaya yang setengah-setengah. Bisa sampai mengeluarkan modal, usaha, tenaga, pikiran, strategi, dan segala kemampuan yang ada. Oleh sebab itu disebut mencucurkan air mata karena begitu totalnya segala yang harus dikeluarkan.

Namun pada akhirnya orang tersebut akan bersorak-sorai, karena mendapat hasil yang setimpal dengan perbuatannya: menuai sukses! Silakan saja dibuktikan. Para pebisnis silakan jalankan usaha Anda dengan jujur, penuh integritas tinggi, sehingga orang-orang mempercayai Anda dan perusahaan Anda. Kepercayaan itu nilainya sangat tinggi, termasuk dalam intangible asset (kekayaan tak berwujud). Saat Anda bisa menunjukkan Anda dapat dipercaya walau situasi krisis dan untung jadi lebih sedikit karena Anda tetap menjaga kualitas, Anda akan sukses!

Bagi para pekerja, kerjakan pekerjaan Anda dengan setia, jujur, dan lakukan yang terbaik. Memang itu tidak mudah (istilah “penuh cucuran air mata”), namun pada akhirnya Andalah yang akan tertawa karena menuai sukses!

Selamat sukses! Sukses sudah menanti Anda!

Amin.

Comments on: "Success" (4)

  1. FB Comment from AWB:
    Thanks kak…sngt mberkati..

  2. FB Comment from EHC:
    pembahasan yang memberkati buat gw di bulan ini🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: