All for Glory of Jesus Christ

Akta Non Verba

Judul artikel hari ini saya ambil dari sini. Artinya adalah: actions, not words (tindakan, bukan kata-kata). Ya, kebetulan saja saya ingin memakai sejumlah kata-kata latin untuk sejumlah judul artikel ke depan. Jadi kalau nanti Anda temukan sejumlah kata-kata latin, ya berarti saya dalam semangat untuk menggunakannya😀.

Dalam perjalanan kehidupan kita sebagai pengikut Kristus, diawali dari suatu penerimaan dan ungkapan iman: menerima dalam hati dan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan. Ya, iman adalah suatu langkah awal bagi kita untuk memulai, yang tercermin dalam bentuk kata-kata kita, keyakinan kita, kepercayaan kita.

Hanya saja tidak cukup hanya sampai di situ. Perjalanan selanjutnya kita perlu melangkah dalam perbuatan: menyangkal diri, memikul salib, dan mengikut Tuhan. Itulah akta, non verba. Itulah perbuatan dan bukan kata-kata saja.

Jika kita mengatakan kita pengikut Kristus, hanya dalam bentuk kata-kata, hanya dalam bentuk simbol, tetapi tidak menjadi pelaku, tidak dalam bentuk perbuatan, maka iman kita dipertanyakan.

Bagi yang memiliki kekasih atau suami/istri, jika Anda mengasihi tidak sekedar hanya kata-kata:

“I love you.”

Tapi lebih dari itu, harus merupakan suatu perbuatan yang nyata. Jika Anda mengatakan “I love you” tapi tindakan Anda menyatakan sebaliknya, perkataan Anda dipertanyakan. Bahkan saat Anda tidak melakukan sesuatupun yang menyatakan perkataan Anda, perkataan Anda dipertanyakan.

Words are cheap. Kata-kata itu mudah diucapkan. Siapapun bisa mengatakan kata-kata yang indah, manis, membuai, mengawang-awang, tetapi permasalahannya adalah jika itu saja tanpa dilengkapi dengan perbuatan maka jadilah kata-kata yang kosong.

Mudah sekali untuk berkata “I love you” 1000 kali pun dalam sehari, bahkan dalam keadaan tidak bersungguh-sungguh sekalipun. Jangan pernah jadikan cinta sebagai barang murahan dalam hidup Anda, yaitu dengan mengobral kata-kata semanis madu padahal dalam hati tidak demikian.

Akta non verba itu adalah suatu tantangan bagi kita semua untuk benar-benar hidup dalam kejujuran. Tindakan berbicara, berseru, berteriak lebih keras daripada ribuan kata-kata. Jika Anda memiliki anak-anak, perhatikanlah mereka.

Saya memiliki sejumlah keponakan dan saya memperhatikan bahwa mereka tumbuh dengan mengikuti teladan dari orang tuanya. Menarik sekali. Para orang tua di pundak Anda tersemat suatu tanggung jawab besar untuk mendidik anak-anak Anda. Pastikan akta non verba: tindakan Anda berbicara jauh lebih banyak dari kata-kata Anda.

Bukan berarti kata-kata tidak penting. Kata-kata itu penting. Hanya saja kalau hanya sekedar kata-kata itu akan menjadi sangat murahan, kosong, dan sia-sia belaka.

Akta non verba. Bahkan sebegitu cintanya Allah pada manusia sampai-sampai mengambil rupa seorang manusia, merelakan diri-Nya menderita sengsara, hanya demi manusia yang penuh dosa. Dihina, dikhianati, disiksa, sampai mati di kayu salib guna menebus dosa umat manusia. Ya, demi Anda dan saya. Itulah akta non verba terbesar.

Hari ini adalah tantangan bagi kita semua: akta non verba. Semoga kita hidup dengan menembus batas kata, yaitu dengan perbuatan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: