All for Glory of Jesus Christ

Berputar

Hari ini melihat tema saya jadi teringat dengan tarian balet. Nah apa kaitannya tarian balet dengan topik hari ini?

Dalam balet terdapat unsur keseimbangan, kekuatan, keindahan, keluwesan, dan kerja keras. Salah satu gerakan dalam balet itu adalah berputar. Saya akan mengambil dari sini mengenai hal ini.

Gerakan berputar pada satu kaki disebut sebagai pirouette. Terdapat dua jenis pirouette, yaitu en dedans dan en dehors. En dedans merupakan gerakan berputar ke kanan dengan kaki kanan pada lantai. En dehors merupakan gerakan berputar ke kiri dengan kaki kanan pada lantai.

Ternyata balet yang merupakan tarian dapat dianalisis secara fisika. Pirouette ternyata terjadi karena mempertimbangkan kopel gaya dan momen kelembaman. Menarik sekali.

Sesuatu yang terlihat ringan dan indah, ternyata sebenarnya rumit sekali karena memang melibatkan latihan dan teknik yang dilatih bertahun-tahun. Kedisiplinan yang tinggi jelas sangat dibutuhkan di sini.

Saya akan melihat berputar dari hal lain. Pernahkah Anda mengendarai kendaraan lalu ternyata di pertengahan perjalanan Anda menyadari bahwa Anda salah arah? Karena itu, Anda memiliki dua pilihan: untuk berputar arah dan kembali atau untuk terus meneruskan perjalanan dan mencari jalur lain yang memungkinkan Anda sampai di tujuan.

Berputar seringkali menjadi titik balik (turning back point) untuk sesuatu dalam hidup kita. Untuk bisa berputar, faktor penting yang ada di sana adalah menyadari bahwa kita telah salah langkah dan menyadari bahwa kita perlu kembali.

Berputar tidak selalu mudah. Bisa saja memang jalanan penuh. Bisa saja memang tempat berputar masih jauh di depan. Bisa saja kita sudah melewati tempat berputar.

Dalam kisah di Keluaran disebutkan bahwa Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir. Mengapa Tuhan menuntun bangsa Israel berputar melalui jalan di padang gurun menuju ke Laut Teberau?

Kalau melewati Laut Teberau sebenarnya bahayanya besar sekali. Secara manusiawi bagaimana caranya untuk melewati laut tersebut? Bukankah ini sebenarnya sesuatu yang secara akal sangat mustahil dijalani?

Akan tetapi sangat jelas tertulis bahwa Tuhan sendiri yang menuntun Bangsa Israel untuk berputar dan menuju Laut Merah. Ketika suatu tindakan yang secara akal memang tidak logis dan justru membahayakan datang dari Tuhan sendiri, di sini memang selalu terdapat keputusan untuk mengikuti atau justru menolak.

Di bawah kepemimpinan Musa, Bangsa Israel taat untuk berputar menuju Laut Merah. Hasilnya seperti kita semua sudah tahu, Laut Merah terbelah dan Bangsa Israel dapat lewat. Ketika mereka sudah lewat, pasukan dari Mesir yang mengejar di belakang ternyata mendapati bahwa laut tersebut sudah kembali ke posisi semula sehingga akhirnya menenggelamkan para pengejar ini.

Suatu catatan peristiwa sejarah yang sangat spektakuler. Ini merupakan suatu bukti nyata yang menyatakan bila memang Tuhan menyuruh kita untuk berputar, berputarlah. Mungkin kita akan menimbang-nimbang resiko, masuk akal atau tidak, dan keuntungan yang didapat.

Saya sangat mengerti bahwa tidak mudah untuk berputar, bahkan saat Tuhan yang menyuruh berputar. Tapi saat kesadaran itu ditanamkan oleh Tuhan, berputarlah! Ia Allah yang terlalu menyayangi anak-anak-Nya sehingga tidak akan mencelakakan anak-anak-Nya.

Terkadang kekerasan hati kitalah yang menghalangi kita untuk berputar, bahkan saat kita sadar kita salah, bahwa kita sudah mengambil langkah yang salah. Diperlukan kerendahan hati untuk mengakui bahwa kita salah dan berputar kembali ke tempat seharusnya.

Seperti seorang balerina yang melakukan pirouette yang memerlukan teknik dan latihan bertahun-tahun yang merupakan buah dari kedisiplinan, untuk berputar dalam hidup juga dibutuhkan kedisiplinan. Saat kita sadar kita salah, kita perlu dengan berdisiplin dan konsisten mengarahkan langkah kita untuk berputar kembali ke langkah yang benar.

Ini tidak mudah saya tahu itu. Tapi sesuatu yang tidak mudah jika Anda mau mengambil langkah untuk taat berjalan bersama Tuhan, untuk berputar saat Ia meminta Anda berputar, Anda akan bisa melakukannya.

Selamat berputar!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: