All for Glory of Jesus Christ

Mata

Setiap hari dalam setiap apapun yang kita lakukan pasti kita membutuhkan mata kita. Untuk pekerjaan terkecil sampai terbesar kita membutuhkan mata untuk melihat bukan? Pernahkah Anda mengalami sakit mata?

Saya pernah, mulai dari mata yang minus, lalu mata yang mengalami iritasi karena penggunaan lensa kontak, lalu sampai ada gangguan pada sudut mata sampai harus dioperasi.

Ah, tapi pengalaman-pengalaman itu merupakan suatu hal yang berharga, dengan adanya pengalaman itu saya jadi diingatkan betapa penting dan berharganya mata. Ketika terkena iritasi mata bahkan juga sampai dioperasi, mata saya jadi harus ditutup untuk menghindari cahaya yang masuk.

Rasanya sangat terganggu dan tidak enak sekali. Mata yang sudah menjadi suatu hal yang tidak dipikirkan setiap hari karena sudah ada dalam tubuh, ketika mengalami gangguan dalam fungsinya membuat saya sadar bahwa arti pentingnya sungguh luar biasa.

Apalagi ketika 8 bulan ini saya terus menggunakan mata saya untuk mengetik, membaca, dan melihat bahan-bahan yang perlu saya perhatikan. Terasa sekali fungsi mata itu menjadi semakin berharga.

Bicara mengenai mata, kalau mau mencari di Alkitab ternyata banyak sekali dikatakan mengenai sesuatu berkenan di mata Tuhan, sesuatu itu jahat di mata Tuhan, dan masih banyak lagi hal-hal yang menyebutkan mengenai mata Tuhan.

Sebegitu pentingnya sehingga segala sesuatu dikatakan berkaitan dengan mata Tuhan. Memang Tuhan maha mengetahui dan maha melihat, tidak ada sesuatu yang terjadi yang luput dari penglihatan Tuhan.

Hal yang menarik dikatakan dalam Mazmur bahwa sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya,

Saat kita bersungguh-sungguh dan takut akan Tuhan, Tuhan memperhitungkan hal itu. Tuhan mengasihi setiap anak-Nya. Kalaupun kita berdosa pun, Tuhan bukan berarti menghindar dari kita. Hanya saja, sebagai orang-orang yang telah mengalami kasih karunia-Nya hendaklah kita menjadi orang-orang yang dapat membalas kasih-Nya.

Tentu saja apapun yang kita lakukan tidak dapat membalas kasih-Nya. Bagaimana caranya kita membalas karya-Nya yang telah rela mengambil sosok manusia yang penuh keterbatasan, rela menderita bahkan sampai mati, untuk kemudian bangkit lagi sebagai bukti bahwa Dialah Allah semua untuk menebus dosa kita.

Sudah bukan saatnya lagi kita hidup dalam pemikiran bahwa kita tidak boleh melakukan dosa karena mata Tuhan melihat setiap perbuatan kita. Betul Tuhan melihat setiap perbuatan kita, tetapi bukan karena itu kita tidak melakukan dosa.

Kita tidak melakukan dosa karena kita tahu bahwa kita telah ditebus dengan harga yang mahal, yaitu darah-Nya yang tercurah di kayu salib. Kita bisa saja memilih berbuat dosa, akan tetapi mengingat kasih Tuhan Yesus bagi kita, sudah selayaknya kita hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

Di Matius dikatakan bahwa mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu. Hal-hal yang kita lihat itu berpengaruh pada diri kita. Jika kita melihat hal-hal yang baik itu mempengaruhi pikiran kita.

Memang tidak selalu kalau kita melihat hal yang buruk lalu kita memikirkan hal yang buruk juga, tetapi peluangnya jauh lebih besar daripada jika kita melihat hal yang baik. Oleh karena itu kita perlu cermat memilih menggunakan mata kita.

Perhatikan dengan seksama hal-hal yang kita baca. Perhatikan dengan seksama hal-hal yang kita tonton. Perhatikan dengan seksama hal-hal yang kita lihat. Ini bukan lagi masanya untuk mengatakan ini boleh dan itu tidak boleh.

Pada umumnya jika seseorang dilarang malah makin penasaran bukan? Oleh karena itu saya juga tidak akan mengatakan ini boleh dan itu tidak boleh karena itu adalah hal yang percuma saja. Sebaliknya saya menyerahkan hal itu kepada kedewasaan dan hikmat Anda untuk memilih yang baik dan yang benar bagi diri Anda.

Ada suatu kejadian yang menarik dicatat dalam kitab Yohanes, yaitu dan meskipun Yesus mengadakan begitu banyak mujizat di depan mata mereka, namun mereka tidak percaya kepada-Nya,

Mata kita bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi kita, juga bisa menjadi sesuatu yang menyesatkan kita. Kalaupun kita bisa melihat anugerah Tuhan, puji Tuhan. Tidak semua orang bisa melihat hal itu.

Jika kita tidak melihat mujizat sekalipun, puji Tuhan. Kata Tuhan Yesus, “Berbahagialah yang tidak melihat namun percaya.” Kita masih bisa hidup sampai hari ini, itupun merupakan suatu mukjizat yang kita lihat dan kita nikmati setiap detik, menit, jam, dan harinya.

Berjalan bersama Tuhan, biarlah kita bersyukur untuk segala yang Ia telah berikan bagi kita, termasuk mata kita. Biarlah lewat mata ini, dunia melihat Kristus dan lewat mata ini juga kita melihat dunia melalui mata Kristus.

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: