All for Glory of Jesus Christ

Berbeda Suku atau Etnis

Masalah perbedaan suku atau etnis juga sudah merupakan suatu pertanyaan klasik dalam masalah relationship ini. Hanya saja ternyata memang hal-hal yang klasik ini sifatnya abadi, tidak lekang oleh waktu.

Dari tahun ke tahun, ternyata pertanyaan berkaitan dengan perbedaan suku dan etnis tetap saja marak terjadi. Pada dasarnya Tuhan tidak pernah membeda-bedakan seseorang berdasarkan suku dan etnisnya. Tuhan hanyalah melihat hati manusia.

Jadi sesungguhnya memiliki pasangan yang berbeda suku ataupun etnis itu hal yang baik. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut berdasarkan Firman Tuhan. Lalu kalau begitu, mengapa terdapat berbagai masalah berkaitan dengan berpacaran dengan yang berbeda suku atau etnis?

Kalau mau ditilik lebih mendasar, perbedaan suku atau etnis itu sebenarnya tergantung kepada yang bersangkutan efeknya. Jika perbedaan suku atau etnis tersebut berpengaruh besar kepada cara pandang, kedewasaan diri, dan kemampuan berkomitmen seseorang, apalagi pada imannya kepada Kristus (keempat ini merupakan faktor penentu kesepadanan); berarti perbedaan suku atau etnis ini perlu dipertimbangkan sebagai faktor penting dalam hubungan.

Sebaliknya jika ternyata perbedaan suku atau etnis itu tidak terlalu berpengaruh besar kepada faktor-faktor penentu kesepadanan jelas tidak menjadi masalah secara Alkitabiah. Disadari atau tidak, diakui atau tidak, latar belakang keluarga ini mengambil peranan yang cukup penting dalam pertumbuhan dan perkembangan seseorang.

Latar belakang keluarga (termasuk di dalamnya faktor suku atau etnis ini) kemudian digabungkan dengan tingkat pendidikan, pengalaman hidup, dan pergaulan sosial yang dimiliki seseorang yang pada akhirnya membentuk diri seseorang. Jadi walaupun bukan faktor satu-satunya yang berperan dalam pembentukan diri seseorang, faktor suku atau etnis ini juga memiliki andil dalam pembentukan diri seseorang.

Oleh karena itu, kita secara umum mengenal bahwa suku tertentu memiliki keahlian berdagang. Suku yang lain memiliki keahlian dalam hal keterampilan membuat barang-barang artistik.

Perbedaan suku atau etnis sebenarnya sesuatu yang positif karena memperkaya antarpasangan. Hanya saja karena di Indonesia pernikahan itu merupakan persatuan dua keluarga besar, tidak selalu perbedaan suku atau etnis ini disambut dengan hangat.

Jika mau dilihat dari segi perbedaan, semakin banyaknya perbedaan yang ada antara seseorang dengan pasangannya akan membuat tingkat penyesuaian (adaptasi) di antara keduanya semakin besar pula. Perbedaan suku atau etnis jika berimbas dalam hal perbedaan cara pandang dalam kehidupan dan juga cara memecahkan konflik dalam suatu hubungan, bisa jadi membuat adaptasi yang dilakukan harus semakin banyak.

Kunci sebuah hubungan adalah kemampuan untuk menerima pasangan apa adanya, melakukan adaptasi antara keduanya, mampu memecahkan konflik yang timbul, menjaga komunikasi dan hubungan tetap hangat dan kuat. Permasalahannya apakah perbedaan suku atau etnis ini akan berimbas besar pada suatu hubungan?

Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Hal ini tergantung individu yang terlibat dan juga keluarga besar yang terlibat. Tidak sedikit pasangan yang dapat melewati permasalahan perbedaan suku atau etnis ini dengan mudah. Hanya saja ternyata juga tidak sedikit pula pasangan yang terganjal oleh faktor yang sama ini.

Jadi perbedaan suku atau etnis yang timbul ini memang perlu disikapi dengan bijaksana dan ditangani secara kasus per kasus, melihat pada karakter dari orang yang terlibat dalam hubungan tersebut. Di atas semuanya, seperti Kristus juga ingin menyelamatkan semua bangsa, semua suku, tanpa pandang bulu; Ia juga tidak membawa perbedaan bagi bangsa dan suku.

Jika memang adalah kehendak-Nya untuk mempersatukan dua orang yang berbeda suku ataupun etnis, maka saya cukup yakin bahwa hambatan yang muncul apapun itu akan dapat diatasi dengan baik. Sebaliknya, jika memang bukan kehendak-Nya suatu hubungan dapat terbentuk, sekalipun tanpa perbedaan suku atau etnis akan tidak terbentuk juga.

Memang keputusan kita berperan besar juga di sini. Jika memang kita sudah yakin, memang si dia adalah pasangan yang sepadan dan bersamanya kita dapat mencapai visi dan misi yang Tuhan tetapkan bagi kita; perjuangkanlah hal itu. Jika tidak, tidak perlu memaksakan.

Karena memang berpacaran adalah sarana untuk mencapa pernikahan, dan pernikahan tujuan akhirnya adalah membantu kita dan pasangan mencapai visi dan misi yang Tuhan tetapkan dengan lebih baik lagi; jika dalam prosesnya memang tidak akan membantu kita mencapai visi dan misi yang Tuhan beri tentu saja proses pacaran tersebut lebih baik diakhiri saja.

Perbedaan suku atau etnis bukan suatu hal yang dilarang Tuhan, bahkan Tuhan memandang semua suku atau etnis sama. Hanya saja jika perbedaan suku atau etnis tersebut berimbas negatif pada individu yang kita pertimbangkan sebagai pasangan kita, akan lebih baik dan bijaksana kita menghindari hal tersebut.

Semoga kita senantiasa diberikan hikmat oleh Tuhan dalam menentukan yang terbaik, entah berkaitan dengan perbedaan suku atau etnis dan juga untuk hal-hal lainnya dalam hubungan kita.

Iklan

Comments on: "Berbeda Suku atau Etnis" (2)

  1. y lw mnrt aku sh bda antra suku n etnis thu cma skupannya aja,, lw etnis lebih luas dbnding suku…mf lw salahh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: