All for Glory of Jesus Christ

Pasangan Tidak Romantis

Menurut Anda apakah romantisme itu? Apakah romantisme itu identik dengan coklat, permen berbentuk hati, bunga mawar, boneka dengan lambang hati, lagu-lagu lembut bertemakan cinta? Apakah romantisme erat kaitannya dengan makan malam berdua yang ditemani oleh cahaya lilin?

Apakah romantisme itu berbentuk puisi-puisi nan menggugah hati? Apakah romantisme itu berbentuk sanjungan-sanjungan yang manis? Apakah romantisme berarti selalu mengingat tanggal ulang tahun, tanggal hari jadi, dan tanggal-tanggal penting lainnya?

Setiap orang memiliki pengertian tersendiri mengenai romantisme. Dengan membanjirnya novel, film, dan lagu-lagu yang bertemakan cinta dan romantisme, sering kali pengertian romantisme semakin menyempit. Ya, hanya sebatas yang disajikan dalam novel, film, dan lagu-lagu tersebut.

Bagaimana jika pasangan Anda bukan termasuk orang yang romantis? Bagaimana jika pada saat hari kasih sayang, ia tidak memberi Anda bunga, coklat, permen, atau boneka-boneka lucu? Bukan saja tidak memberi Anda hadiah-hadiah perlambang romantisme itu, tetapi ia juga bahkan tidak mengingat bahwa 14 Februari merupakan hari kasih sayang?

Bagaimana jika ia tidak ingat tanggal ulang tahun Anda? Jangankan tanggal ulang tahun, tanggal hari pertama Anda menjalin hubungan dengannya ia tidak ingat. Bagaimana jika kekasih Anda tidak pernah memberi Anda puisi-puisi yang penuh puja-puji?

Romantisme sesungguhnya merupakan bumbu dari suatu hubungan. Dengan adanya romantisme, maka hubungan Anda akan dijaga kehangatannya. Lalu jika Anda memiliki pasangan yang tidak romantis, apakah hubungan Anda akan semakin mendingin?

Tentu saja tidak. Pertama-tama, saya ingin Anda merenggangkan definisi Anda mengenai romantisme. Selain hal-hal yang sudah saya sebutkan sebelumnya, coba bayangkan hal-hal lain yang dapat Anda kategorikan sebagai romantisme.

Romantisme seharusnya merupakan suatu hal-hal yang dilakukan oleh Anda atau pasangan Anda kepada satu sama lain sebagai bentuk kasih. Romantisme juga bisa dijabarkan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh Anda berdua untuk memupuk hubungan Anda. Lebih jauh, romantisme juga bisa dipandang sebagai usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan hubungan Anda ke tingkat yang lebih baik.

Lebih baik dalam hal apa? Dalam hal komunikasi, pengertian, saling menghargai, dan saling mendukung dalam visi dan misi yang Anda dan pasangan Anda miliki. Semakin Anda berdua melakukan empat hal itu, hubungan Anda akan terasa semakin indah dan berarti.

Setelah merenggangkan definisi mengenai romantisme, setidaknya Anda akan dapat mulai berpikir apakah pasangan Anda orang yang romantis? Saya yakin Anda akan berubah pikiran.

Kedua, jika Anda masih menginginkan suatu bentuk romantisme tertentu dari pasangan Anda, Anda bisa saja mendapatkannya. Caranya adalah dengan melakukan dahulu hal-hal romantis itu kepada pasangan Anda.

Ingatlah bahwa apapun yang Anda ingin orang perbuat kepada Anda, perbuatlah dahulu hal tersebut kepada orang lain. Dalam hubungan berpacaran, hal ini juga berlaku demikian.

Ketiga, Anda dapat ‘melatih’ pasangan Anda untuk bersikap romantis. Caranya adalah dengan memuji pasangan Anda setiap kali ia melakukan tindakan yang dalam pengertian Anda adalah hal yang romantis. Tunjukkan bahwa Anda menghargai setiap tindakan atau usahanya untuk bersikap atau berbuat romantis.

Di atas ketiga hal itu, ingatlah bahwa dalam kasih berarti tidak mementingkan diri sendiri dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Jika Anda bisa memilih kekasih Anda sebagai pasangan Anda, pasti ia memiliki kualitas yang luar biasa bukan? Jadi tidak romantis seharusnya bukan hal yang seharusnya mengurangi nilainya di mata Anda.

Jika Anda dihadapkan pada pilihan: memiliki pasangan yang romantis tetapi tidak dapat dipercaya atau sebaliknya, maka manakah yang akan Anda pilih? Saya yakin semua akan memilih pasangan yang dapat dipercaya. Semoga Anda dapat mempelajari sesuatu hari ini dan menerapkannya dalam hubungan Anda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: