All for Glory of Jesus Christ

Memulai Lagi

Setelah hubungan Anda berakhir, ada yang mendekati Anda atau ada seseorang yang membuat Anda tertarik. Anda tertarik pada seseorang tersebut dan Anda mempertimbangkan untuk menjalin hubungan dengannya.

Mungkin saat ini ada yang sedang bertanya-tanya, apakah tepat waktunya untuk kembali menjalin hubungan? Kapankah waktu yang tepat untuk menjalin hubungan setelah kegagalan hubungan yang lalu?

Tentu saja karena hubungan antarmanusia ini bukan merupakan suatu ilmu eksakta, tidak ada suatu rumus baku untuk menjawabnya. Setiap orang merupakan individu yang unik dengan karakter, kebiasaan, kebutuhan, dan pola pikirnya masing-masing.

Oleh karena itu jawaban bagi pertanyaan mengenai waktu yang tepat untuk berpacaran kembali itu sifatnya relatif bagi setiap orang. Tidak ada aturan baku seperti misalnya sekian minggu, sekian bulan, atau sekian tahun.

Hanya saja, setidaknya ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan untuk menentukan tepat atau belum kiranya untuk Anda memulai suatu hubungan yang baru. Jika Anda baru saja mengakhiri hubungan Anda sebelumnya, baik bagi Anda untuk mengambil waktu Anda untuk sendiri lebih dahulu.

Mengapa demikian? Anda perlu untuk membuat diri Anda pulih dari hubungan terdahulu. Kalau memang ada luka dan sakit hati yang timbul karena hubungan terdahulu, jelas ini perlu diselesaikan.

Memasuki suatu hubungan yang baru dengan masih membawa luka dan sakit hati yang lama ini seperti yang dituliskan di Matius, Anda mencoba mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang lama. Hubungan yang baru tidak bisa ditampung dalam kondisi Anda yang lama.

Luka dan sakit hati yang dihasilkan dari hubungan yang lama akan membuat diri Anda tidak siap untuk hubungan yang baru. Kalaupun pasangan baru Anda begitu baik dan begitu mencintai Anda, dengan Anda membawa luka dan sakit hati Anda membuat Anda sulit untuk melihat hal tersebut.

Anda akan cenderung untuk lebih melihat hal-hal negatif yang ada dalam diri pasangan baru Anda. Bahkan hal kecil saja kesalahan atau kelemahan yang dilakukan oleh pasangan baru Anda akan membuat Anda sulit untuk memaafkannya.

Hal ini akan membuat Anda bersikap tidak adil kepada pasangan baru Anda. Jadi Anda akan sulit menempatkan masalah dalam proporsi yang tepat. Beban dari hubungan yang lama itulah yang membuat Anda sulit untuk berjalan. Untuk ini tentu saja Anda perlu membereskannya terlebih dahulu. Hal ini sudah pernah dibahas dalam “For the Love of Myself”.

Entah hubungan yang sudah berlalu itu sudah lama atau baru saja, jika Anda masih terus menyimpan rasa cinta dan harapan yang mendalam kepada mantan kekasih Anda, ini juga perlu diselesaikan dahulu. Mengapa demikian?

Jika Anda masih menyimpan rasa cinta dan harapan yang mendalam kepada mantan kekasih Anda, Anda akan cenderung untuk membanding-bandingkannya dengan pasangan baru Anda. Tidak ada orang yang suka dibanding-bandingkan, karena setiap orang bersifat unik.

Secara sadar maupun tak sadar memang orang cenderung melakukan perbandingan. Hanya saja, jika Anda masih menyimpan rasa cinta dan harapan yang mendalam kepada mantan kekasih Anda, Anda akan melakukan perbandingan dengan pasangan baru Anda secara berlebihan.

Akibatnya tentu saja akan dapat merusak hubungan baru Anda tersebut. Lagipula hal tersebut tidak adil bagi pasangan baru Anda. Setiap hubungan yang akan dimulai, perlu diawali dengan penerimaan yang tulus dari masing-masing.

Setiap orang memang perlu memulai kembali suatu hubungan baru setelah hubungan yang lalunya berakhir. Hanya saja setiap orang perlu memiliki hikmat untuk menentukan waktu yang tepat memulainya.

Iklan

Comments on: "Memulai Lagi" (2)

  1. Owh skrg aQ Bru tw jwbn dr sMw pRtnyaAn yg pnah ada dlm pkirn q. . .
    Aq trmsuk org yg slit dlam mMlai swTu Hubngn n slit jg tuk mNgakhri ny bgtU Jg sblik ny. . .

    • Mudah-mudahan sekarang tidak sulit lagi dalam memulai suatu hubungan dan juga dapat mengakhiri hubungan kalau memang sudah tidak sehat. Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: