All for Glory of Jesus Christ

Spirit of Excellence

Hari ini saya mengalami sesuatu yang benar-benar di luar akal sehat saya. Well, mungkin terlalu berlebihan kalau dikatakan demikian, tapi memang kejadian hari ini benar-benar pertama kali terjadi dalam hidup saya. Karena begitu ‘istimewanya’ kejadian hari ini, saya rasa-rasanya jadi gatal ingin menuliskannya.

Hari ini seperti biasa saya pulang dari kampus menggunakan satu kendaraan umum yang biasa disebut sebagai angkot (singkatan dari angkutan kota). Biasanya saya selalu diantar sampai tujuan, tetapi hari ini adalah hari yang istimewa. Baru ¾ jalan yang ditempuh dan penumpang di dalam angkot sepi sekali. Hanya tinggal saya sendiri. Lalu ada orang yang ingin men-charter angkot tersebut dengan harga tertentu. Akibatnya saya diturunkan di jalan. Great!

Lalu saya naik angkot yang lain lagi. Baru berjalan sekian meter dan lalu tiba-tiba supirnya mengatakan bahwa ia ingin langsung mengambil rute lain. Untuk kedua kalinya saya diturunkan di jalan. Awesome!

Saya menyetop angkot lain lagi. Berjalan cukup jauh dan ya, kembali hal yang sama terjadi. Saya benar-benar sampai tidak tahu mau berkata apalagi. Pengalaman yang sangat ‘istimewa’ karena begitu luar biasanya para supir angkot ini memperlakukan penumpangnya.

Saya kemudian pergi ke suatu mall. Saya memasuki sebuah supermarket dan membeli satu jenis barang. Ketika saya mengantri di kasir, petugas kasirnya memasukkan barang ke dalam plastik dengan gerakan yang begitu lambat. Saya tidak melebih-lebihkan, tapi memang jauh lebih lambat daripada petugas kasir lainnya yang pernah melayani saya sebelumnya. Ketika mengambil barang, petugasnya sama sekali tidak tersenyum atau mengucapkan sepatah katapun. Ah, ah, ah luar biasa.

Hari ini begitu penuh dengan peristiwa yang ‘istimewa’. Membuat saya merenung sepanjang perjalanan pulang. Apakah spirit of excellence itu sesuatu yang sudah begitu langka? Apakah sprit of excellence itu adalah sesuatu yang sudah nyaris punah?

Hari ini daily hope yang ditulis oleh Rick Warren juga menuliskan mengenai pekerjaan. Hal yang dibahasnya adalah jangan pernah bekerja hanya demi uang, apalagi kalau tidak ada passion di dalam pekerjaan itu.

Saya jadi berpikir kejadian yang saya alami hari ini dengan yang ditulis oleh Rick Warren. Apakah memang ketika orang hanya bekerja untuk mencari uang, spirit of excellence-nya memang jadi hilang?

Jika dikontraskan dengan sejumlah peristiwa yang saya alami hari ini, saya memperhatikan ada seorang petugas di kampus saya yang begitu luar biasa. Ia sungguh-sungguh rajin. Walaupun bukan pekerja tetap di sana, ia tetap memberikan yang terbaik dalam hal yang ia kerjakan. Saya sungguh kagum pada beliau. Saya hanya merasa bahwa orang yang berusaha memberikan yang terbaik itu memang terlihat berbeda, menonjol dengan sendirinya.

Sprit of excellence, semangat memberikan yang terbaik itu merupakan sesuatu yang perlu kita terus tumbuhkan dalam diri kita. Saat kita bekerja, tanggung jawab kita bukan saja pada pimpinan kita, tetapi yang terlebih penting adalah pada Tuhan. Kalau satu hari Tuhan bertanya kepada kita, “Apakah yang sudah kamu lakukan di pekerjaan kamu? Sudahkah kamu memberikan yang terbaik di pekerjaanmu?” Apakah jawaban kita?

Comments on: "Spirit of Excellence" (2)

  1. FB Comment from EHC: mengingatkanku akan “passion”ku ketika aku bekerja, aku bekerja untukNya bukan untuk manusia, yang kadang aku selalu lupa akan hal ini🙂

    • Iya, aku seringkali kalau udah kerja yang sebaik-baiknya tapi ga dihargai, rasanya jadi patah semangat. Merasa hal yang udah kukerjakan kog rasanya sia-sia. Seperti menuangkan segelas air tawar ke dalam samudera aja rasanya. Tapi kalau ingat-ingat lagi bahwa kerja itu bukan untuk manusia, tapi seperti untuk Tuhan bisa kembali semangat😀. Tetap semangat! Gbu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: