All for Glory of Jesus Christ

Sebenarnya dari kemarin saya sudah ingin menuliskan hal ini, tetapi ada sejumlah topik lain yang muncul di pikiran saya sampai-sampai topik ini terlupakan. Hanya saja, hari ini saya bertekad untuk menuliskan hal ini.

Dalam salah satu mata kuliah yang saya ajarkan, ada satu istilah yang disebut sebagai emergent properties. Artinya adalah sesuatu yang muncul sebagai akibat dari seluruh komponen sistem bekerja sama. Emergent properties ini merupakan suatu sinergi, yaitu jika kita menjumlahkan hasil dari masing-masing element atau komponen dalam sistem, maka hasilnya akan lebih kecil daripada hasil keseluruhan komponen sistem saat bekerja sama.

Emergent properties ini seringkali merupakan suatu hal yang tidak direncanakan dan tidak diduga akan terjadi. Emergent properties bisa berupa hal yang positif maupun hal yang negatif.

Beberapa hari yang lalu, saya mengalami sebuah emergent properties yang positif. Begini ceritanya. Dalam note yang lalu saya sudah menceritakan bahwa saya merasa didorong untuk kembali mengirimkan sms harian kepada teman-teman saya.

Nah emergent properties pertama yang terjadi saya sudah ceritakan, yaitu ketika seorang teman saya tiba-tiba mengirimkan sms kepada saya dan mengatakan bahwa ia merencanakan untuk membuat facebook dan twitter berisikan isi sms yang saya kirimkan setiap harinya. Jadi, diharapkan dengan adanya facebook dan twitter tersebut bisa memberkati lebih banyak orang lain. Itu emergent properties yang pertama.

Emergent properties yang kedua adalah ketika salah seorang alumni dari universitas tempat saya bekerja yang merupakan lulusan dari Jurusan Arsitektur mengirimkan sms kepada saya. Saya sendiri sebenarnya sudah agak lupa persisnya ketika kami pertama kali berkenalan.

Kalau saya tidak salah ingat, kami berkenalan juga dimulai ketika bertahun-tahun lalu (mungkin 5 tahun lalu) saya mengirimkan sms harian itu dan bertanya kepada teman-teman saya jika ada orang lain yang berminat untuk saya kirimkan, silakan mengirimkan sms kepada saya. Dari sanalah saya berkenalan dengan alumni dari Jurusan Arsitektur ini.

Waktu itu saya berkenalan lewat sms saja tanpa pernah bertemu. Beberapa tahun kemudian kami bertemu dan yang bersangkutan cukup kaget ketika bertemu saya hahahah. Karena ia sama sekali tidak mengira, saya ternyata dalam pandangannya masih begitu muda. Yah, penampilan memang bisa menipu hahaha.

Nah 2 hari yang lalu kalau saya tidak salah, alumni ini mengirimkan sms kepada saya bahwa ia mengirimkan sms yang saya kirimkan ke teman-temannya. Jadi, sistem yang saya bangun ini, yang tadinya hanya menjangkau sekitar 100 orang, sekarang jadi diperluas dengan adanya teman yang mengirimkan sms tersebut ke teman-temannya.

Saya seketika membayangkan sistem MLM (Multi-Level Marketing) saat itu juga. Jika saja 100 orang yang saya kirimkan (sebut level 0) masing-masing mengirimkan 1 saja sms kepada orang lain (sebut level 1), berarti total sms yang dikirimkan di level 1 sudah mencapai 100. Seandainya orang-orang di level 1 masing-masing mengirimkan 1 sms saja kepada orang lain (sebut level 2), berarti total sms yang dikirimkan di level 2 adalah 100. Misalnya lagi orang-orang di level 2 mengirimkan masing-masing 1 sms saja kepada orang lain (sebut level 3), berarti total sms yang dikirimkan di level 3 adalah 100. Jika mau dihitung, total sms dari level 0 sampai level 3 adalah 400 sms atau dengan kata lain penjangkauan 400 orang.

Itu adalah perhitungan kalau masing-masing orang mengirimkan hanya 1 sms saja. Kalau satu orang mengirimkan lebih dari 1 sms, tentu akan menjadi suatu faktor pengali yang lebih besar. Jika sampai 10 saja sms di level 1 sampai 3, berarti total sms yang dikirimkan mencapai (100+1000+10000+100000) = 111.100 sms atau menjangkau lebih dari 100 ribu orang.

Jika level ini sampai level 4 dan mengikuti pola yang sama (1 orang mengirimkan ke 10 orang lainnya), maka dapat mencapai 1.111.100 sms. Saat itulah nubuatan yang Tuhan berikan pada saya akan tergenapi. Yah, saya hanya berhitung-hitung saja di atas kertas. Pada akhirnya, saya hanyalah bidak kecil di tangan Tuhan Yang Maha Besar. Jadi si bidak kecil ini hanya melakukan hal yang menurutnya dapat ia lakukan, selebihnya tergantung master plan (rencana besar) dari Sang Perencana Utama.

Hal yang lebih penting tentu saja bukan jumlah sms yang terkirim, tetapi lingkaran pengaruh orang-orang yang dapat diubahkan hidupnya dengan adanya pengiriman sms tersebut. Karena kalau ada 1 orang saja yang hidupnya dapat diubahkan dengan adanya pengiriman sms yang sederhana itu, saya percaya bahwa 1 orang ini dapat memberikan dampak bagi orang-orang di sekitarnya. Inilah emergent properties kedua yang saya alami.

Emergent properties yang ketiga adalah adanya satu teman lain yang mengirimkan sms kepada saya. Ternyata ia mengirimkan sejumlah sms juga yang bisa saya kirimkan kepada teman-teman saya. Luar biasa! Saya sama sekali tidak pernah mengira bahwa sesuatu yang dimulai hanya karena ingin menghabiskan jatah 100 sms gratis yang ada, akhirnya setelah sekian tahun berselang dan saya memulai kembali semuanya bisa mengalami hal seperti ini.

Memang Tuhan adalah Master Plan Sejati. Ketika Ia merencanakan sesuatu, tidak ada sesuatupun yang luput dari pemikiran-Nya. Hal-hal yang sifatnya sepertinya kebetulan ini, saya percaya bukanlah kebetulan. Saya percaya bahwa 3 orang teman saya ini, mereka semua dengan caranya masing-masing adalah orang-orang yang digerakkan Tuhan untuk membantu saya dalam menggenapi nubuatan yang Ia berikan kepada saya.

Saya percaya bahwa ke depan saya masih akan menerima berbagai kejutan dan emergent properties lainnya. Saya juga percaya bahwa Tuhan masih merencanakan hal-hal yang lebih besar lagi di depan. Untuk itu, saya hanya bisa menyiapkan hati dan diri; sehingga ketika Ia meminta, saya dapat berkata, “Ya, ini aku, Tuhan, perbuatlah sesuai dengan yang Kau mau”.

Saya juga percaya bahwa Tuhan yang sama yang bekerja dalam diri saya, Ia jugalah yang bekerja dalam diri Anda. Bersiaplah untuk melakukan hal yang Ia minta. Bersiaplah untuk mengalami emergent properties yang tidak disangka-sangka dari-Nya.

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: