All for Glory of Jesus Christ

Berkat Kelimpahan

Seperti yang saya tulis di note sebelumnya, ada dua hal yang terlintas di benak saya walaupun saya tidak merencanakan untuk menuliskan apapun. Hal yang pertama sudah saya tuliskan di note sebelumnya dan yang kedua akan saya tuliskan sekarang.

Saya ingin bercerita mengenai berkat kelimpahan. Saya bersyukur kepada Tuhan karena Tuhan memberikan kepada saya berkat kelimpahan. Ini tidak berbicara mengenai materi walaupun juga nanti akan saya singgung juga di dalamnya.

Saya akan bercerita secara singkat mengenai sesuatu yang terjadi baru-baru ini. Saya baru saja bekerja di tempat kerja saya ini secara tetap sekitar 3 bulan. Saya cukup terkejut ketika mendapatkan surat pemberitahuan bahwa saya akan mendapatkan THR (Tunjangan Hari Raya). Yah, walaupun drive (pendorong) saya adalah bukan uang, hanya saja kalau diberi THR tetap saja senang hahahaha.

Jumlah yang diberikan walau tidak penuh karena saya baru 3 bulan bekerja secara tetap, bagi saya merupakan jumlah yang cukup besar. Hal itu membuat saya bersyukur dan cukup bersukacita karena dengan uang tersebut saya bisa melakukan sesuatu yang bermanfaat.

Bicara mengenai berkat kelimpahan secara materi yang saya alami, membuat saya sekejap teringat mengenai Mesir di masa kepemimpinan Yusuf. Ketika itu seluruh dunia mengalami 7 tahun kelaparan dan kekurangan stok pangan. Hanya saja karena Yusuf diberikan karunia oleh Tuhan untuk mengerti hal yang akan terjadi, Mesir bisa mengatasi hal tersebut sehingga menjadikan Mesir sebagai negara yang penuh dengan stok pangan dan akhirnya menjadikan negeri itu sebagai negeri yang begitu kaya.

Berkat kelimpahan dalam materi bukanlah sesuatu yang datang begitu saja dari langit. Tuhan tidak ingin kita menjadi orang-orang yang malas, orang-orang yang hanya tahu untuk meminta-minta tanpa mau berusaha dengan keras. Tuhan juga tidak ingin kita menjadi orang yang iri dengan orang lain yang memiliki berkat yang melimpah.

Saya sering sekali menjumpai orang yang iri dengan berkat yang dimiliki orang lain, tapi tidak pernah iri dengan usaha, kerja keras, dan hal-hal positif yang dilakukan oleh orang lain tersebut untuk bisa mendapatkan berkat yang melimpah. Hal itu membuat saya terenyuh.

Lebih terenyuh lagi ketika mendapati orang-orang yang ingin mendapatkan berkat melimpah tapi hanya memberikan usaha sekedarnya. Contohnya para mahasiswa yang ingin mendapatkan nilai yang bagus, hanya dengan memberikan usaha belajar dan berlatih yang minim, bahkan kurang sekali dari standar. Hal yang sangat ironis dan menyedihkan! Lebih ironis lagi, ketika tidak lulus lalu akhirnya memohon supaya bisa lulus.

Berkat kelimpahan, hasil yang baik, kesuksesan, nilai A, dan seterusnya; itu hanyalah suatu akibat dari proses yang sudah dijalani dengan sungguh-sungguh dan penuh usaha yang maksimal. Jika seseorang tidak pernah menjalani proses itu dengan penuh kesungguhan, maka sungguh amat wajar kalau seseorang itu juga tidak mendapat berkat kelimpahan.

Memang ada kasih karunia Tuhan sehingga Tuhan membantu seseorang untuk mendapatkan berkat kelimpahan itu. Hanya saja tetap saja seseorang harus berusaha yang terbaik untuk mencapai hal tersebut.

Sebagai ilustrasi: dulu ketika akan memasuki kuliah di S2 ada masa yang disebut sebagai masa matrikulasi. Jadi dalam masa matrikulasi ini akan dipelajari dasar-dasar kuliah yang dibutuhkan supaya bisa memasuki kuliah di S2 dengan baik.

Sebelum memasuki masa matrikulasi ada 4 tes kelompok bidang ilmu yang harus dilalui. Hasil tes itu akan menentukan jumlah matrikulasi yang akan diikuti: mulai dari 0 sampai 4 bidang ilmu. Saya mendapatkan informasi tersebut dari website universitas dan kalau saya tidak salah ingat, saya belajar 2 bulan sebelumnya seluruh materi yang kemungkinan dapat diujikan.

Ketika mendapatkan pemberitahuan sehari sebelum tes matrikulasi hal-hal yang akan diujikan, saya mendapati bahwa sebagian yang saya pelajari tidak masuk dalam bahan yang akan diujikan dan ada sebagian materi yang belum saya pelajari.

Jadi pada malam sebelum tes matrikulasi, saya belajar lagi dan ternyata Tuhan memberikan kasih karunia-Nya kepada saya. Ketika sedang belajar, saya mendapat kesan bahwa materi yang akan keluar pada bidang ilmu matrikulasi tertentu adalah mengenai suatu materi tertentu. Jadi saya belajar lebih keras untuk materi tersebut.

Anda tahu apa yang terjadi keesokan harinya? Ternyata memang benar materi tersebut diujikan dalam tes hari itu, sehingga saya dapat mengerjakan dengan cukup baik. Dari 4 kelompok bidang ilmu yang diujikan, saya cukup mengikuti hanya 1 kelompok bidang ilmu matrikulasi saja. Segala kemuliaan bagi nama Tuhan.

Dari ilustrasi yang saya berikan, kiranya cukup jelas bahwa walaupun Tuhan memberikan kasih karunia-Nya kepada saya dalam bentuk kesan mengenai materi yang akan diujikan, hanya saja tetap saja saya harus belajar dengan keras untuk menguasai materi tersebut dan materi-materi lain yang ada.

Berkat kelimpahan bukan hanya menyangkut materi, tetapi juga hal-hal yang sifatnya bukan materi. Buah Roh (kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri), keluarga yang harmonis, ide-ide yang tak terduga dan tak terpikirkan sebelumnya, kesehatan, kesempatan-kesempatan yang tak pernah diharapkan sebelumnya, persahabatan; itu semua juga termasuk berkat kelimpahan.

Bersyukurlah bila Anda diberikan berkat kelimpahan oleh Tuhan. Gunakan berkat kelimpahan yang Tuhan berikan itu untuk memberkati orang lain. Dengan demikian, hidup yang satu kali ini sungguhlah menjadi suatu hidup yang berarti: karena hidup yang berarti adalah hidup yang dapat menjadi berkat bagi orang lain dan pada akhirnya membuat orang lain memuliakan Tuhan.

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: