All for Glory of Jesus Christ

Tuhan Melihat Hati

Artikel ini saya tuliskan berdasarkan kesaksian seorang teman. Saya akan menuliskannya secara anonim. Hal ini saya tuliskan berdasarkan izin dan persetujuan dari teman saya itu.

Tiga hari yang lalu, seorang teman yang sudah cukup lama tidak menghubungi saya tiba-tiba menyapa saya di suatu media komunikasi tertentu di internet. Sebut saja teman saya ini X. Saya pun akan mengganti nama asli saya dengan nama yang saya gunakan di internet. Untuk penulisan yang disingkat akan saya buat dalam bentuk panjangnya supaya mudah dimengerti. Selain itu, isi dari hal yang tertulis ini adalah seperti hal yang tertulis dalam pembicaraan saya dengan X. Pembicaraan ini terjadi tanggal 20 September 2010 (3 hari yang lalu),

X: Arch, mau tanya donk Arch. Gimana caranya supaya kita bisa mengundang roh kudus masuk ke hati kita Arch. Gw sadarin tanpa pimpinan Tuhan hidup kaya jadi kosong begini. Hampa banget Arch. Gw kangen banget sama jamahan Tuhan Arch. Apa karena gw uda banyak dosa yah. Jadi ga bisa ngerasain jamahan Tuhan lagi Arch.
archaengela: hi X. Ada langkah2 kog buat mengundang roh Kudus masuk ke hati kita, gua dulu pernah nulisin tapi lupa di artikel yang mana. Intinya itu: mengundang, menerima, dan bertindak:
1. Mengundang Roh Kudus buat masuk.
2. Menerima Roh Kudus masuk
3. Bertindak sesuai tuntunan Roh Kudus
archaengela: Gua jadi mikir gini Hal itu dimulai dari keputusan dulu. Kalau lu udah punya keputusan dan rindu untuk Roh Kudus masuk dalam hidup lu maka perlu komitmen buat setia. Baca firman tiap hari, renungin, lakukan dan doa. Gitu.
archaengela: https://archaengela.wordpress.com/2009/06/03/in-holy-spirits-guidance/
. Nah itu dia, di artikel itu lengkapnya caranya. Dibaca dan diikutin aja, X. Masalah berdosa, semua orang juga berdosa tapi masalahnya setelah berdosa, apa mereka datang sama Tuhan buat dibersihkan dari segala dosa, diampuni, dan dilayakkan atau tetap tinggal dalam dosa itu? Itu aja sih.
X: EMPTY banget dah. Bener2. Ga enak banget rasanya.
archaengela: udah dibaca yang blog gua? kalau belum tar pulang dibaca ya dan dilakukan.
X: Ia. Tar pulang dibaca Arch.

Sesudah perbincangan itu, saya tidak berpikir lagi mengenai hal tersebut. Ternyata hari ini (23 September 2010, hanya 3 hari sejak perbincangan itu) X mengirimkan sms kepada saya. Isinya adalah begini:

“Bener2 mujizat terjadi, kemarin BTS gw kehajar petir, uda pusing aja, tapi gw inget di blog lw bilang tetep bersyukur, gw berusaha melawan rasa kecewa gw,di proyek berusaha berdoa dalam hati biar Roh Kudus menenangkan hati gw, gw uda takut aja antena n radio BTS jebol, Puji Tuhan dapat kabar hari ini ternyata hanya adaptornya yang kena.

Tadi pagi gw baca sms lu. Berusaha berdoa dalam hati melawan ketakutan gw, gw telp temen gw katanya adaptornya itu jarang banget ada yg jual di …. (suatu nama tempat – saya sensor demi keanoniman data teman saya ini) mau ga mau harus ke … (suatu nama tempat – saya sensor demi keanoniman data teman saya ini), tapi berkat Pimpinan Roh Kudus, plus terus berdoa gw dapat adaptornya di toko yang kecil, bener2 mujizat. “

Saya percaya bahwa kuasa Tuhan memang luar biasa. Kuasanya bekerja dalam hidup manusia yang membuka hatinya kepada Tuhan. Bukan masalah lamanya pertobatan yang penting bagi Tuhan. Bukan masalah lamanya orang menerima Kristus yang penting. Hal yang Tuhan lihat adalah hati.

Saat seseorang membuka hatinya bagi Tuhan, menerima Tuhan sepenuhnya sebagai Tuhan dan Juru Selamat dalam hidupnya, percaya dengan sungguh-sungguh bahwa Tuhan sanggup melakukan segala hal; maka Tuhan akan bekerja dengan leluasa dalam hidup orang ini. Terbukti pada diri teman saya, X. Hanya tiga hari setelah pertobatannya, Tuhan bekerja memberikan petunjuk kepadanya untuk menyelesaikan masalahnya. Tuhan sungguh melihat hati manusia.

Doaku hari ini: Bersyukur buat semua mujizat yang Tuhan kerjakan lewat hidup temanku, X, Tuhan. Aku berdoa, Tuhan, untuk Tuhan bekerja lebih lagi dalam kehidupannya. Pakai dia lebih lagi, Tuhan, supaya dia bisa melayani Engkau dalam setiap apapun yang dia kerjakan. Berikan dia iman yang teguh dan hati yang terus tertuju padamu, Tuhan, sehingga bukan hanya berkat dan mujizat yang dia cari; tetapi sungguh hadirat, perkenan, dan kehendak-Mu semata yang dia cari.

Bersyukur, Tuhan, karena aku memiliki Allah yang seperti Engkau. Engkau adalah Tuhan yang melihat hati kami, ya Yesus. Aku bersyukur karena di dalam Engkau, tidak pernah ada kemustahilan. Aku bersyukur, terutama karena kasih-Mu yang teramat besar dalam hidupku.

Terima kasih, Tuhan, karena Engkau rela mati demi aku dan seluruh umat manusia. Kau yang adalah Allah, mau mengosongkan diri, mengambil rupa seorang manusia, demi kami. Engkau yang adalah Allah, rela menderita sengsara dan mati di kayu salib demi kami, manusia berdosa. Pada akhirnya, aku sungguh bersyukur, ya Tuhan, karena Engkau membuktikan bahwa diri-Mu sungguh adalah Tuhan, lewat kebangkitan-Mu dari kematian: menang atas maut, hal yang tak seorang manusiapun mampu melakukannya. Sungguh Engkau adalah Tuhan, ya Yesus.

Aku berdoa, Tuhan, supaya siapapun yang membaca artikel ini, akan Kau jamah dan Kau ubahkan hidupnya. Biar Tuhan bekerja dalam hati mereka. Gunakan mereka sebagai bejana demi kemuliaan nama-Mu. Karena aku percaya, tidak pernah ada yang mustahil bagi-Mu, Sang Spesialis Ketidakmungkinan.

Terima kasih, Tuhan, untuk hari yang luar biasa ini. Segala pujian, hormat, dan sembah, hanya bagi-Mu, Yesus, sebab memang hanya Kau yang layak menerima semuanya itu.

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: