All for Glory of Jesus Christ

Kisah Gantungan Handphone

Pagi ini terjadi sesuatu yang menginspirasikan saya untuk menuliskan artikel ini. Saya memiliki sejumlah gantungan handphone (HP). Satu gantungan HP yang saya sukai adalah yang diberikan oleh kakak perempuan saya sebagai oleh-olehnya ketika mengunjungi suatu tempat tertentu.

Gantungan HP yang saya sukai itu berbentuk bunga. Jadi ada 2 bunga di gantungan tersebut, 1 bunga yang relatif agak besar, dan satu lagi bunga yang kecil. Gantungan HP beserta dengan kedua bunga yang ada di sana terbuat dari logam. Untuk bunga yang besar terbuat dari logam yang agak tebal, sementara untuk bunga yang kecil terbuat dari logam yang tipis.

Saya suka sekali dengan gantungan kunci itu. Selain warnanya itu adalah warna kesukaan saya, juga bentuknya sangat cantik. Hanya saja, ternyata pagi ini ketika saya sedang mengetikkan sms untuk saya kirimkan, tiba-tiba saja sesuatu jatuh dan ketika saya lihat, ternyata bunga yang besar yang ada di gantungan HP saya itu patah!

Saya benar-benar tidak habis pikir. Karena memang logam yang membentuk bunga yang besar itu cukup tebal, saya jadi heran sendiri kog bisa-bisanya bunga yang besar itu patah. Sementara bunga yang kecil dan terbuat dari logam yang tipis itu masih tetap tergantung di gantungan HP-nya.

Dari situ saya merenung. Hidup manusia dapat diibaratkan dengan dua bunga yang tergantung di gantungan HP saya. Ada manusia yang memiliki banyak sekali kemampuan, bakat, kekuasaan, pengaruh, dan lain-lain yang bisa diibaratkan sebagai bunga besar yang terdiri dari logam yang tebal. Ada juga manusia dengan sedikit kemampuan, bakat, kekuasaan, pengaruh, dan lain-lain yang bisa diibaratkan sebagai bunga kecil yang terdiri dari logam yang tipis.

Hidup manusia itu sepintas terlihat kuat, tak tergoyahkan, dan berada di atas angin. Hanya saja, dalam dunia ini tidak ada yang abadi. Hal yang abadi di dunia ini adalah ketidakabadian.

Jika saat ini kita berada di atas, memiliki begitu banyak kemampuan, bakat, kekuasaan, pengaruh, dan lain-lain; janganlah kita sombong. Segala sesuatu yang kita punya hanyalah karena memang Tuhan mengizinkannya. Bukan karena kita hebat, bukan karena kita punya kemampuan, bukan karena kita punya pengaruh yang membuat kita menjadi besar; tetapi semua semata karena memang Tuhan yang mengizinkannya.

Jika kita menjadi sombong, hati-hatilah! Karena seperti bunga besar dengan logam tebal yang ada di gantungan HP saya, tanpa saya duga bunga itu bisa patah sekejap saja. Begitu juga saat kita menjadi sombong, itulah saat-saat kejatuhan kita mengintai di depan mata. Saat kita jatuh, akan ada banyak orang yang bersorak-sorai karena tidak pernah ada orang yang menyukai orang yang sombong, apalagi Tuhan!

Jika kita saat ini hanyalah orang dengan begitu sedikit kemampuan, bakat, kekuasaan, pengaruh, dan lain-lain; janganlah kita kecil hati. Promosi itu datangnya dari Tuhan, bukan dari manusia. Segala hal besar dimulai dari hal kecil. Jika kita setia melakukan hal-hal yang kecil, maka hal-hal yang besar itu akan terjadi juga dalam hidup kita.

Mungkin seperti bunga kecil dengan logam tipis yang membentuknya dalam gantungan HP saya, hidup kita terlihat begitu rapuh. Tetapi saat kita berpegang kepada Tuhan sebagai Sumber dari Segala Sumber, kita tidak akan pernah tergoyahkan. Kita akan bisa terus maju dengan yakin menghadapi segala tantangan. Kita akan tetap dapat kuat menghadapi segala badai permasalahan.

Apakah Anda si bunga besar atau si bunga kecil? Jika Anda si bunga besar, bersyukurlah kepada Tuhan untuk semua hal besar yang Tuhan percayakan. Tetaplah rendah hati dan tetap andalkan Tuhan untuk segala perkara. Dengan demikian, Anda akan dipercayakan lebih banyak lagi oleh Tuhan demi kemuliaan nama-Nya.

Jika Anda si bunga kecil, bersyukurlah kepada Tuhan untuk semua hal kecil yang Tuhan percayakan. Berpikirlah untuk hal-hal yang besar dan milikilah iman yang besar bahwa Tuhan sanggup untuk mengubahkan hal yang kecil menjadi besar. Setialah untuk semua hal kecil yang Tuhan percayakan. Dengan demikian, satu saat nanti Anda akan dipercayakan hal-hal yang besar oleh Tuhan demi kemuliaan nama-Nya.

Doaku hari ini: Tuhan, dalam segala peristiwa yang terjadi dalam hidupku, baik itu kecil ataupun besar, aku tahu bahwa Tuhan mau berbicara kepadaku. Berikan aku kepekaan untuk menangkap suara hati-Mu. Berikan aku hati yang taat untuk melakukan segala hal yang Tuhan mau. Sesulit apapun, seberat apapun, aku mau taat, Tuhan; karena aku mengasihi-Mu, Tuhan, lebih dari apapun.

Tuhan aku berdoa untuk setiap orang yang membaca artikel ini. Entah mereka si bunga besar atau si bunga kecil, bantu mereka untuk terus mengandalkan Engkau dalam segala perkara. Dengan demikian, nama-Mulah yang akan dimuliakan di atas muka bumi ini.

Terima kasih, Tuhan Yesus, untuk semuanya. Sungguh Engkau adalah Sang Perencana Agung. Itu sebabnya kami bisa yakin dan percaya sepenuhnya untuk menyerahkan hidup dan masa depan kami ke dalam tangan-Mu. Haleluya.

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: