All for Glory of Jesus Christ

The Wedding

Hari ini saya menghadiri pernikahan salah seorang teman saya. Saya merasa senang sekali karena saya tahu dengan persis teman saya ini (sang pengantin wanita) orang yang luar biasa baik. Dengan pasangannya saya tidak terlalu akrab, tapi saya perhatikan juga orangnya baik sekali. Jadi, pasangan yang memiliki karakter sama-sama baik ini memang sangatlah sepadan. Puji Tuhan!

Pasangan pengantin ini terlihat sangat bahagia. Pengantin wanita tampak sangat cantik dalam balutan gaun pengantinnya. Well.. sehari-hari saja dia sudah sangat cantik, jadi kalau pada salah satu hari paling berbahagia dalam hidupnya ia terlihat sangat cantik itu tidak heran hahahaha. Pengantin pria juga tampak sangat gagah. Mereka berdua tampak sangat bahagia. Saya ikut berbahagia melihat kebahagian yang terpancar jelas di raut wajah mereka berdua dan seluruh keluarganya.

Selain itu, saya juga bergembira karena di sana saya bertemu dengan teman-teman lama saya, yang dahulu merupakan rekan-rekan kerja saya dan juga teman-teman saya di kampus. Kami berbincang-bincang cukup banyak tentang pekerjaan dan lain-lain. Benar-benar waktu yang sangat menyenangkan.

Saya merasa agak sedih karena pesta pernikahan itu merupakan waktu perpisahan dengan seorang teman, yang sebelumnya juga merupakan rekan kerja saya, yang akan bertolak ke kota lain minggu depan. Ia memperoleh pekerjaan di kota lain.

Memang itu hal yang baik baginya dan saya turut bahagia untuk teman saya ini. Hanya saja memang setelah bekerja sama beberapa periode, saya merasa teman saya yang satu ini merupakan orang yang benar-benar bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Itu yang membuat saya cukup berat berpisah dengan teman yang satu ini.

Yah, kalau Anda mengenal saya dengan cukup baik, Anda akan menemukan bahwa saya orang yang sangat berorientasi pada pekerjaan. Jadi kalau saya memiliki rekan kerja yang dapat diandalkan, kompeten, dan bertanggung jawab pada pekerjaan; jelas saya akan menaruh rasa penghargaan dan hormat (respect) kepadanya.

Saya hanya dapat berteman dengan orang-orang yang saya hormati. Saya tidak pernah bisa berteman dengan orang-orang yang tidak bisa saya hormati. Itu sebabnya, bertemu dengan teman-teman yang juga merupakan rekan-rekan kerja saya yang lama: orang-orang yang sangat kompeten, dapat diandalkan, berdedikasi, dan bertanggung jawab pada pekerjaan; membuat saya sangat senang.

Penyakit narsis (cinta diri) saya akhir-akhir ini sedang merajarela. Jadi saya tidak lupa berfoto-foto dengan teman-teman saya. Yah, sambil melepas rasa rindu karena sudah agak lama saya tidak bertemu dengan dua orang teman saya ini, saya bisa mengabadikan masa indah itu.

Seperti moto pada saat saya berada di satu forum Kristiani:

“Kalau tidak narsis, berarti bukan anggota forum.”

Jadi karena saya narsis, saya benar-benar sangat menjiwai moto tersebut hahaha.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan untuk kesempatan penuh kebahagiaan yang bisa dialami oleh kedua mempelai dan keluarganya. Semoga mereka mengalami tahun-tahun yang penuh kebahagiaan.

Saya juga sangat bersyukur kepada Tuhan untuk bisa berjumpa kembali dengan teman-teman lama saya. Senang sekali mendengar kabar dan perkembangan mereka di dunia kerja. Ada rasa bangga karena dulu saya pernah berkerja sama dengan mereka.

Walau agak sedih karena harus berpisah dengan seorang teman sekaligus rekan kerja saya dulu yang sangat luar biasa, saya juga senang karena akhirnya satu demi satu teman saya mendapatkan kesempatan berkembang yang lebih. Kesempatan berkembang memang sesuatu yang sangat berharga. Saya hanya dapat mendoakan yang terbaik baginya.

Doaku hari ini: Terima kasih, Tuhan, untuk kebahagiaan yang kau berikan kepada temanku yang hari ini menikah dan juga kepada pasangannya. Begitu juga kebahagiaan pada seluruh keluarga kedua mempelai.

Ketika ikat janji diucapkan di hadapan-Mu, berarti itulah ikrar sehidup semati, selamanya akan bersama. Aku berdoa, Tuhan, supaya Engkau sendiri yang akan menjaga dan menjadi Tuhan atas keluarga yang baru terbentuk ini. Biarlah lewat kehidupan baru ini, bersama-sama mereka bisa menjadi berkat bagi orang lain.

Terima kasih, Tuhan, untuk pertemuanku dengan teman-teman lamaku. Terima kasih untuk waktu yang menyenangkan yang aku lewati bersama mereka. Berkatilah mereka ke depan dalam apapun yang mereka lakukan. Biarlah nama-Mu ditinggikan dalam setiap hal yang mereka lakukan.

Aku juga bersyukur buat seorang teman yang juga rekan kerjaku dulu. Terima kasih untuk pekerjaan yang Tuhan berikan kepadanya. Berikan kepadanya hikmat dan kemampuan untuk bisa berkembang di tempat kerja barunya. Dengan demikian, keberadaannya sungguh bisa membawa dampak di manapun ia berada.

Terima kasih, Tuhan, untuk kesempatan bekerja sama dengan ketiga teman sekaligus rekan kerjaku dulu. Sungguh adalah suatu kehormatan dan kebahagiaan bisa bekerja sama dengan mereka. Berkatilah mereka lebih lagi, Tuhan, sehingga di manapun dan apapun yang mereka kerjakan, nama-Mu ditinggikan senantiasa.

Amin.

(PS:
– Feli & Ifran, thanks for inviting me to one of your most lovely day. I believe there will be many lovely day ahead. Wish both of you the best in the coming days and years. God bless both of you.
– Levina & Irin, thanks for the great time. I hope we can still keep in touch. Wish both of you the best in everything you do. God bless both of you.
– Nova, thanks for everything. Maybe you will have a new challenge in your new job, but I know you will be able to overcome anything. Keep doing your best, since you are really exceptional person. God bless you.)

Comments on: "The Wedding" (6)

  1. Ciciku.. Senang juga ketemu cici.. Dan aku baru sadar koq ym cici br ada ya hehe.. Keep in touch ya ci.. Perlu banyak belajar dr cici nih..🙂

  2. Hwaaa,,jadi terharu ci,,makasi banyak yh ci!!Jadi sedih mikir ninggalin bdg dgn smua keluarga dan teman..Apapun yg dihadepin ke depan,smoga bs hadepin dgn usaha dan doa.Tetep jd berkat bw skitar ci!!hoho..GBU:)

    • Sama2, Nov🙂. Yah, segala sesuatu ada waktunya masing-masing: ada waktu untuk bertemu, ada waktu untuk berpisah🙂. Pasti bisa, Nov. Asalkan tetap berusaha yang terbaik, pertahankan integritas, dan andalkan Tuhan, pasti kesuksesan itu akan diraih🙂. Amin. Gbu too🙂

  3. Oh.. di sini toh naro commentnya.. hehehe..

    Thank you untuk blognya ya..
    Sampe ketemu di lain kesempatan..
    Ayo kita dulu2an merit hahaha becanda ding

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: