All for Glory of Jesus Christ

When I Say that I Love You

You feel that you’re lonely
It doesn’t prove that you are alone
You feel that no body wants you
it doesn’t mean no one cares about you

Reff:
Listen to the word I say
That I will always by your side
You mean everything to me
That I will never leave you
’Cause I love you so

You think that you’re nothing
Before me you are something beautiful
Bou think that you can’t do anything
But you can do a lot of things with me

Reff:
Listen to the word I say
That I will always by your side
You mean everything to me
That I will never leave you

‘Cause I love you so
When I say that I love you
It means I give the best for you
When I say that I love you

I will give everything for you
No more fear about the future
And blame for the past
I’ll give everything when I say that I love you

I want you to know that I’ve died for you
I want you to know that I’ll give all my life for you
When I say that I love… say that I love you

Pertama kali saya membaca lirik lagu ini adalah 10 tahun lalu, saat saya berada dalam titik terendah dalam hidup saya. Seperti pernah saya tuliskan sebelumnya dalam “Because of Who You are”, saat itu saya tidak tahu bahwa lirik tersebut adalah lirik lagu.

Kemudian ketika saya tahu lirik tersebut adalah lirik lagu dan mendengar lagunya, saya merasa bahwa benar Tuhan sangat mengasihi saya. Ia begitu mengasihi saya sampai rela mati demi saya. Begitu besar cinta-Nya pada saya, sampai-sampai Ia rela meninggalkan Surga yang begitu indah, mengambil rupa seorang manusia, menjadi sama seperti manusia dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa.

Tapi walaupun Ia 100% manusia, Ia juga 100% Tuhan. Ia membuktikan hal itu dengan bangkit dari kematian, mengalahkan maut. Ya, karena Ia adalah Tuhan. Maut pun tunduk kepada-Nya, pada Raja segala raja, Raja alam semesta ini.

10 tahun lalu pertama kalinya saya merasa bahwa Ia begitu mencintai saya. Sampai hari ini Ia begitu mencintai saya. Setiap hari saya merasakan kasih-Nya yang luar biasa pada saya.

Hari ini saya mengikuti Youth Care Cell di gereja saya. Care cell itu adalah kelompok kecil yang saling mendukung satu sama lain. Pemimpin Youth ini di awal pertemuan (karena ini pertemuan pertama kali) menjelaskan bahwa Tuhan memberikan kepadanya mimpi mengenai pertemuan itu. Hal-hal yang akan terjadi di sana dan ternyata benar terjadi demikian.

Waw! Amazing! Luar biasa! Anda tahu? Dulu saya juga salah seorang pemimpin di KESAN, atau kelompok saling memperhatikan di gereja lama saya. Format acara di KESAN dengan di Youth Care Cell itu sama persis. Amazing!

Saya merasa mengalami déjà vu! Saya sangat dekat dengan anggota di KESAN saya dulu. Suasana di KESAN saya itu terasa hangat sekali. Begitu saya harus mundur dari KESAN, seperti yang saya sudah ceritakan dalam “Mundur dari Pelayanan”, rasanya memang sangat sedih. Tetapi setiap harga yang saya bayar, Tuhan gantikan dengan berlipat kali ganda. Ibu saya memperoleh keselamatan karena saya mundur dari KESAN. Ya, Ibu saya menerima Tuhan Yesus setelah saya mundur dari KESAN. Puji Tuhan!

Perasaan hangat dan dekat itu langsung terasa oleh saya di Youth Care Cell itu. Saya sungguh merasa mengalami déjà vu! Benar-benar saya pulang dengan sangat sukacita.

Jadi kalau Anda berada di Bandung, Anda seorang anak muda, dan belum bergereja, saya mengundang Anda untuk datang dan ikut serta dalam Youth Care Cell ini setiap hari Sabtu pukul 15.00 – 17.00 (hahaha, promosi dot com). Jadi, nanti Anda bisa bertemu saya juga hahahhaha.

Kalau Anda penasaran ingin tahu wujud orang yang menuliskan artikel dalam blog ini, silakan datang ke gereja saya hahahaha. Gereja saya saat ini ada di GKA Bandung City Blessing. Kalau Anda memang berminat datang, silakan tulis pertanyaan tentang alamat gereja saya ini di bagian komentar di bawah.

Saya tidak bertanggung jawab kalau nanti Anda ingin bersahabat atau malah jatuh cinta pada saya lho huahahaha. Maaf ya, akhir-akhir ini penyakit narsis saya memang kambuh dengan sangat akutnya. Jadi ya, harap sabar ya kalau Anda tiba-tiba ingin (maaf) muntah membaca kenarsisan saya hahahahaha.

Kita kembali serius ya🙂. Saya hanya bercanda tadi. Tentu tujuan datang ke kelompok sel adalah untuk bertemu dengan Tuhan, memuji dan meninggikan Tuhan, belajar kebenaran firman Tuhan, dan saling bertumbuh bersama-sama. Itulah inti dari kelompok sel.

Saya sungguh sangat diberkati dengan menghadiri Youth Care Cell hari ini. Ternyata Tuhan belum selesai mencintai saya hari ini. Ketika saya menelpon ke rumah untuk bertanya mau atau tidaknya orang tua saya itu saya belikan baso favorit yang ada di dekat gereja saya, ternyata ayah saya mengatakan bahwa beliau sudah membelikan saya mie rica.

Waaaaaahhh, senangnya! Mie itu salah satu makanan kesukaan saya. Hari ini hujan rintik-rintik dan ketika pulang, dingin-dingin saya menyantap makanan kesukaan saya. Sungguh Tuhan begitu mencintai saya. Begitu cintanya, sampai makanan kesukaan saya pun disediakan-Nya lewat ayah saya.

Hati saya sungguh sangat limpah dengan suka cita. Mengetahui bahwa Tuhan benar-benar mencintai saya dengan sangat luar biasa, membuat hati saya sangat hangat. Kalau Ia mencintai saya dengan begitu dalamnya, saya percaya Ia juga mencintai Anda dengan cinta yang sama dalamnya. Bersyukurlah untuk kasih-Nya yang begitu luar biasa itu.

Doaku hari ini: Terima kasih, Tuhan, buat kasih-Mu. Terima kasih, karena Engkau sungguh dalam mencintai aku, sehingga rela menanggalkan semua kemewahan Surga, demi mengambil rupa seorang manusia. Bahkan tidak cukup demikian, Engkau rela mati demi aku, demi menebus dosa-dosaku.

Ah, Tuhan, mengapa Engkau begitu mencintai aku? Siapakah aku ini, Tuhan, sehingga menjadi biji mata-Mu? Sungguh aku bersyukur, Tuhan, karena kasih dan kesetiaan-Mu tak pernah berubah dari dulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya.

Dalam cinta ada rasa percaya, tanpa rasa percaya maka tak ada cinta. Oleh karena itu, Tuhan, aku menaruh rasa percayaku kepada-Mu, total tanpa terbagi. Aku mencintai Engkau, Tuhan, sepenuhnya. Itu sebabnya, aku menaruh segalanya yang kumiliki di hadapan-Mu: hidupku, masa depanku, hal-hal yang kumiliki, termasuk hatiku.

Aku sudah pernah mengatakan kepada-Mu, bahwa aku menyerahkan kunci hatiku kepada-Mu. Biarlah Engkau memberikannya kepada siapapun yang Engkau mau, pemilik hatiku, belahan jiwaku. Siapakah dia, Tuhan? Sungguhkah dia orang yang benar-benar ada dalam mimpiku?

Kalau benar dia, aku akan taat, Tuhan. Kalau benar dia, aku akan menunggunya, Tuhan. Kalau benar dia, beritahukan itu kepadanya dan berikan kunci hatiku kepadanya, Tuhan.

Tapi kalau bukan dia, tunjukkan siapakah pilihan-Mu, Tuhan? Walaupun aku menyukai seseorang saat ini, aku tahu pilihan-Mu yang terbaik. Kalau benar orang yang kusukai itu pilihan-Mu, aku bersyukur, Tuhan. Tapi kalau bukan, aku akan taat dan tidak memaksakan kehendakku pada-Mu, Tuhan. Dalam apapun juga biarlah hidupku sungguh menyenangkan dan memuliakan nama-Mu, Tuhan.

Biarlah hidup setiap orang yang membaca artikel ini juga sungguh menyenangkan dan memuliakan nama-Mu Tuhan. Biarlah setiap orang yang membaca artikel ini juga sungguh jatuh cinta kepada-Mu, Tuhan.

Biarlah mereka sungguh masuk lebih dalam lagi dalam rencana-Mu, Tuhan. Biarlah setiap kehendak-Mu itu yang mereka kehendaki dan terjadi dalam hidup mereka. Bantulah setiap orang yang membaca artikel ini untuk hidup seturut firman-Mu dan hidup dalam kebenaran-Mu.

Tuhan, ini sungguh malam minggu yang istimewa. Aku merasa inilah malam minggu yang luar biasa bersama-Mu. Aku menantikan malam minggu berikut-Nya, Tuhan. I love You, Lord.

Amin.

Comments on: "When I Say that I Love You" (2)

  1. Halo salam kenal,q kemarin mggu dtg kegka lho. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: