All for Glory of Jesus Christ

Satu Lagi dari Ing-Ing

Selain kesaksiannya tentang status yang dapat dibaca di (”Kesaksian Ing-Ing”), berikut ini juga sharing yang luar biasa dari Ing-Ing (Roberta Ingriani), salah seorang teman saya.

Saya akan meng-edit sedikit dalam penulisannya tapi tidak akan mengubah isi maupun gaya penulisannya. Silakan disimak hal yang dibagikan oleh Ing-Ing.

————
Sharing dari Roberta Ingriani

Oya, ada yang mau disharingkan juga selain itu. Kemarin malem, sebelum Ing tidur, seperti biasa Ing doa. Ing tergerak untuk berdoa bagi Indonesia. Di akhir doa, ketika Ing ingin mengakhiri dengan kata:

“Amin”,

Tuhan seperti pengen berbicara sesuatu sama Ing. Ing coba dengerin hal yang Tuhan pengen bilang. Ternyata Tuhan memperlihatkan ke Ing… entah itu laut, atau danau, atau sungai, yang pasti cukup luas.

Di pinggirnya banyaaaaaaaaaaaaaakkkkkk banget kuburan-kuburan tapi dari tanah keluar tangan-tangan orang yang menggapai-gapai keluar gitu. Ada juga yang kepalanya nongol di luar tanah kuburan itu dengan jeritan dan muka memelas.

Jauh di belakang kuburan-kuburan itu, ada sekelompok orang bercahaya keemasan. Cuma ngeliat tanpa tahu harus berbuat apa. Ing tanya,

“Maksudnya apa Tuhan?” (sedikit merinding dan serem juga sih San waktu liat kuburan2 itu).

Tuhan ga banyak bicara, cuma bilang,

“Jadilah anak terang”.

Cuma itu yang Tuhan bilang ke Ing saat itu San, 3x diulang. Hal yang Ing tangkap, kita harus tetap di jalan Tuhan, jadi Anak Terang. Tapi apa kita ga bisa nolong orang ya San ketika sudah jadi Anak Terang? Kalau inget lagi muka orang2 yang menjerit dan memelas itu…. sedih juga dan masih serem sampai sekarang. Kita ga bisa ya nolong orang-orang itu?

—————

Berikut ini adalah jawaban saya kepada Ing-Ing:

“Kita bisa mengubah itu :). Tugas kita sebagai anak terang justru untuk itu :). Sebenarnya Tuhan kasih sesuatu itu pasti ada maksudnya. Ing2 dapat penglihatan itu berarti Tuhan kasih Ing2 tugas untuk jiwa2 itu :). Selamat bertugas ya :).”
————–

Saya percaya bahwa bukan hanya tugas Ing-Ing masalah jiwa-jiwa ini, tapi ini adalah tugas kita semua yang mengaku sebagai pengikut Kristus. Jangan berani-berani menyebut diri sendiri sebagai pengikut Kristus kalau kita hanya peduli pada diri sendiri dan tidak peduli pada jiwa-jiwa. Jangan berani-berani menyebut diri sendiri sebagai pengikut Kristus kalau kita tidak peduli pada hal yang Tuhan begitu pedulikan: jiwa-jiwa. Jangan berani-berani menyebut diri sendiri pengikut Kristus kalau tidak mau menyangkal diri, pikul salib, dan mengikut Dia setiap harinya.

Doaku hari ini: Terima kasih, Tuhan, buat penglihatan yang Tuhan berikan pada Ing-Ing. Berikan pada Ing-Ing roh yang bernyala-nyala untuk menjadi penjala jiwa-jiwa. Karuniakan kepadanya kata-kata yang tepat untuk bisa menyampaikan isi hatimu. Biarlah hatinya dipenuhi dengan kasih-Mu, sehingga saat bertemu dengan orang-orang, ia bisa menjadi representasi kasih-Mu.

Tuhan, berikan kepada kami semua juga hati yang penuh kasih dan penuh kepedulian akan jiwa-jiwa. Jangan sampai kami hanya peduli pada urusan kami sendiri, perut kami sendiri, hidup kami sendiri. Sesungguhnya hidup kami bukanlah hidup kami lagi, karena Engkau hidup di dalam kami dan kami hidup di dalam Engkau.

Berikan kami semua hati-Mu yang penuh belas kasihan dan siap untuk bertindak setiap saat dibutuhkan. Berikan kami semua hikmat-Mu untuk bisa mengerti rencana-Mu yang terbaik dalam hidup kami. Berikan kami semua kesadaran bahwa kami hidup untuk bisa menjadi berkat dan memberkati setiap orang yang kami temui.

Tuhan, aku berdoa untuk jiwa-jiwa yang tersesat, jiwa-jiwa yang kehilangan pegangan, juga untuk jiwa-jiwa yang merasa kosong, kesepian, merasa sendiri. Biarlah kasih-Mu memenuhi hidup mereka dan membuat hidup mereka menjadi baru.

Tuhan, aku berdoa untuk jiwa-jiwa yang merasa hidup mereka adalah milik mereka sendiri, untuk jiwa-jiwa yang merasa bahwa kesuksesan, kemampuan, dan kehebatan mereka adalah karena usaha mereka sendiri. Kiranya Tuhan yang sadarkan dan lembutkan hati mereka untuk bisa menyadari bahwa tidak pernah ada kesuksesan sejati di luar Engkau, ya Tuhan.

Berikan kepada kami semua suatu hati yang penuh kerendahan hati. Hati yang sungguh mau belajar dan taat dalam apapun juga untuk terus melakukan kehendak-Mu, Bapa. Sebab melakukan kehendak-Mu, itulah tujuan kami hidup. Melakukan kehendak-Mu adalah kehormatan bagi kami semua.

Terima kasih, Tuhan. Tanpa-Mu kami binasa, tetapi dengan-Mu kami memperoleh keabadian. Mungkin hidup kami penuh dengan tantangan, tapi dalam setiap tantangan kami tahu kami bisa mengandalkan Engkau untuk menang atas tantangan-tantangan tersebut. Biarlah kami terus hidup mengandalkan Engkau sambil terus mengerjakan bagian kami dengan setia.

Selamanya kami milik-Mu, Tuhan. Sampai akhir, kami mau mengasihi-Mu, dengan cara melakukan kehendak-Mu. Terpujilah nama-Mu, Yesus, sampai selama-lamanya.

Amin.

Iklan

Comments on: "Satu Lagi dari Ing-Ing" (2)

  1. Roberta (Ing-ing) said:

    Amin.

    Berbagi pengalaman, berbagi sukacita adalah hal yang paling membahagiakan. Semoga kesaksian-kesaksian ini dapat menjadi berkat untuk kita ya.

    Thank u.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: