All for Glory of Jesus Christ

Liburan saya ke Surabaya memang sangat singkat. Ya, memang hari libur saya juga sangat singkat, tapi saya sangat bersyukur untuk kesempatan yang sangat menyenangkan ini.

Saya tinggal dengan kakak dan keponakan-keponakan saya. Saya juga sempat bertemu dengan beberapa orang teman dari suatu forum Kristiani. Saya belum pernah bertemu mereka sebelumnya tapi sudah banyak mengobrol di internet dengan beberapa dari mereka.

Ternyata memang aslinya pun mereka sebaik yang saya rasakan di internet. Saya bersyukur buat kebaikan Tuhan karena dapat mengenal teman-teman yang baik, bahkan jauh dari sebelum saya bertemu mereka.

Saya sudah memperkirakan kalau cuaca Surabaya akan sangat panas seperti biasanya. Itu sebabnya saya membawa pakaian dalam jumlah cukup banyak, berjaga-jaga untuk menghadapi cuaca panas Surabaya. Ternyata eh ternyata, saya salah!

Cuaca sangat bersahabat. Mendung dan hujan saat saya tidak keluar rumah, cerah saat saya keluar rumah.

Pada Hari Natal saya malah sakit. Kelihatannya saya kelelahan. Selain itu, kakak dan keponakan saya sakit juga. Mungkin juga karena daya tahan tubuh saya sedang menurun, saya mudah terjangkit penyakit.

Dari gejalanya kelihatannya seperti gejala flu. Mulai dari panas, pusing, tulang linu, sampai batuk. Itu sebabnya saya seharian tidur pada saat Natal.

Ternyata hujan turun lebat sekali sehingga udara sangat nyaman dan mendukung sekali untuk tidur. Luar biasa, betapa Tuhan mengasihi saya!

Setelah tidur seharian dan berkeringat banyak sekali, saya merasa sudah agak lebih sehat daripada sebelumnya. Puji Tuhan, keesokan harinya saya lebih sehat lagi.

Pada hari ini, hari terakhir saya di Surabaya, saya ditemani kakak saya sempat berbelanja dahulu. Saya sangat senang sekali karena berhasil mendapatkan sejumlah barang yang bagus dengan harga yang luar biasa bagus pula.

Jadi dalam waktu singkat (kurang lebih 1 jam) saya berhasil berbelanja sekian banyak barang yang saya sukai. Yah, masalah berbelanja dalam waktu cepat memang bukan hal aneh bagi saya, karena biasanya begitu menemukan barang yang tepat dengan model, warna, ukuran, dan harga yang tepat, tidak butuh waktu lama bagi saya untuk membelinya.

Akhirnya hari ini saya pun meninggalkan Surabaya dan bertolak ke Bandung. Ternyata saya salah mengingat jadwal keberangkatan kereta saya!

Saya baru menyadarinya saat saya membaca tiket untuk mengetahui tempat duduk saya hahaha. Untungnya ayah saya dari saya kecil senantiasa mengajarkan saya untuk datang lebih awal dari jadwal acara apapun. Jadi saya tetap tidak terlambat. Puji Tuhan!

Pada saat saya duduk, kondisi kereta cukup lengang dibandingkan saat saya berangkat ke Surabaya yang penuh sesak. Saya mendapati bahwa belum ada orang yang duduk di sebelah saya. Jadi saya dapat berselonjor dengan nyaman. Memang saya berdoa supaya saya dapat tempat duduk sendiri karena memang kondisi saya masih butuh banyak istirahat.

Ah, betapa Tuhan begitu mengasihi saya. Waktu beristirahat dan relaksasi di Surabaya Ia berikan, kesempatan berkumpul bersama keluarga dan teman-teman Ia berikan, pemulihan yang cepat dari sakit Ia berikan, bahkan cuaca yang sangat mendukung untuk setiap aktivitas saya selama di Surabaya pun Ia berikan.

Betapa Ia begitu baik. Kasih-Nya begitu besar bagi saya. Kalau Ia begitu mengasihi saya, saya percaya Ia juga begitu mengasihi Anda.

Doaku hari ini: terima kasih, Tuhan, buat kasih-Mu yang begitu besar. Terima kasih untuk penyertaan dan perlindungan-Mu yang tak pernah putus di hidupku.

Mengetahui hal itu, aku dapat berjalan dengan tenang melewati apapun juga, karena aku tahu Engkaulah Imanuel: Allah beserta kami. Tidak pernah ada perkara yang mustahil bagi-Mu, bahkan cuaca pun tunduk kepada-Mu.

Seperti dahulu Engkau menyediakan tiang awan saat umat-Mu dalam perjalanan menuju Kanaan, begitu juga yang Kau sediakan bagiku, aku sungguh bersyukur buat kebaikan-Mu di hidupku. Walaupun ada persoalan dalam hidupku, aku tahu aku dapat bersandar dan mengandalkan Engkau sepenuhnya. Karena Engkaulah Allahku, aku tahu Engkau tidak akan meninggalkan aku.

Biarlah setiap orang yang membaca artikel ini juga masuk lebih dalam ke lingkaran kasih-Mu yang tak terbatas itu. Biarlah mereka semakin menyadari bahwa Engkaulah Allah yang sangat mengasihi mereka.

Dalam setiap apapun yang kami lakukan, biarlah kami selalu hidup menyenangkan Engkau. Biarlah kami hidup lebih lagi mengasihi Engkau dan orang-orang di sekitar kami. Dengan demikian akan menjadi jelas bahwa kamilah anak-anak-Mu, karena kami mengikuti perintah-Mu untuk mengasihi Engkau dan sesama manusia.

Puji syukur, hormat, sembah, dan pengagungan hanya bagi-Mu, Yesus. Hanya Engkaulah yang layak ditinggikan sampai selama-lamanya.

Amin.

Iklan

Comments on: "Surabaya: Ketika Tuhan Begitu Mengasihiku" (2)

  1. salam kenal dari choirul huda

    anda bisa mengunjungi blog saya juga disini

    http://blog.umy.ac.id/choirul/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: