All for Glory of Jesus Christ

Salah satu resolusi 2011 yang saya buat untuk diri saya adalah berolahraga sesering mungkin yang saya bisa tanpa mengabaikan waktu kerja saya. Karena olahraga yang memungkinkan untuk saya lakukan sendiri dan saya nikmati adalah berenang, saya akhirnya memilih untuk berkomitmen berenang sesering mungkin yang saya bisa.

Nah, saya memilih pukul 7 pagi untuk berenang di suatu tempat, karena memang tempat itu baru buka pukul 7 pagi. Kalau tempat itu buka pukul 6 pagi, besar kemungkinan saya juga berangkat pukul 6 pagi.

Jadi strategi saya adalah berangkat pukul 7 lalu berenang terus selama 15 – 30 menit. Setelah itu, segera mandi dan bersiap-siap untuk kembali bekerja. Sejauh ini jadwal saya berjalan dengan baik. Kalau minggu depan untuk hari-hari mengajar, saya tidak akan berenang pukul 7 pagi tetapi sore hari setelah selesai mengajar.

Pagi ini cuaca sangat dingin. Angin bertiup dengan kencang. Cuaca mendung. Air bergerak-gerak dengan indah diterpa angin yang bertiup. Begitu saya masuk ke dalam kolam renang, wah luar biasa!

Dinginnya suhu air yang lebih dingin daripada beberapa hari sebelumnya membuat saya segera berenang. Tak lama setelah saya berenang, suhu dingin tersebut berganti hangat.

Angin yang bertiup dan dinginnya air yang terasa dalam kehidupan ini adalah berbagai rintangan yang dapat menghalangi kita untuk mencapai tujuan. Pada saat berbagai macam rintangan datang di hidup kita, apakah kita tetap berkomitmen untuk terus maju?

Memang rintangan yang ada dapat membuat kita kecil hati. Rintangan yang ada dapat membuat kita merasa lelah. Rintangan yang ada dapat membuat kita berpikir untuk mundur dan berhenti.

Hanya saja, jika kita memutuskan demikian, berarti rintangan itu telah berhasil mengalahkan kita. Ada satu kata-kata yang bermakna yang saya dapatkan di salah satu buku yang pernah saya baca. Sayangnya saya tidak ingat judul buku tersebut. Kata-kata tersebut adalah sebagai berikut:

“Pemenang bukanlah orang yang tidak pernah kalah dan gagal, tetapi adalah orang yang terus mencoba dan tidak menyerah.”

Bukankah kita semua adalah pemenang? Bahkan lebih daripada seorang pemenang (Roma 8:37)? Seorang pemenang adalah orang yang sudah menempuh perjalanan, perjuangan, dan begitu banyak rintangan, mungkin lebih banyak daripada orang lainnya. Seorang pemenang adalah orang yang tidak menyerah, bahkan saat rintangan menghadang. Seorang pemenang adalah orang yang akan mencari jalan keluar untuk menerobos rintangan atau berputar mengelilingi rintangan untuk mencari jalan keluar.

Apalagi ada Roh Kudus di dalam setiap kita, rintangan yang ada dalam hidup kita akan dapat kita atasi selama kita terus mau berjalan bersama dengan Roh Kudus. Tidak pernah ada perkara yang sukar dan tidak mungkin, selama kita berjalan bersama Tuhan.

“tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”(Yesaya 40:31)

Selama kita terus mengandalkan Tuhan, kita akan dapat mengatasi segala rintangan dan maju terus. Kemuliaan demi kemuliaan, itu yang akan kita raih.

Apakah angin dan dinginnya air akan mengalahkan Anda? Pilihan di tangan Anda.

Amin.

Comments on: "Filosofi Berenang (1): Angin dan Dingin" (4)

  1. purwatiwidiastuti said:

    resolusiku juga berenang…minggu lalu terkalahkan oleh hujan, petir, jadi milih pulang dan ngeteh hangat….

    purwati
    http://purwatiwidiastuti.wordpress.com
    http://purwati-ningyogya.blogspot.com
    http://purwatining.multiply.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: