All for Glory of Jesus Christ

Berenang sungguh menyenangkan bagi saya karena bisa membuat saya rileks dan juga menyehatkan badan. Berenang merupakan salah satu jenis olahraga yang disarankan oleh dokter-dokter karena memang efeknya baik bagi tubuh. Berenang memungkinkan seluruh badan bergerak sehingga sangat menyehatkan.

Dalam berenang selalu ada dua unsur ini: mengayuh dan meluncur. Saat paling menyenangkan itu adalah saat meluncur. Saat mengayuh, lebih menguras tenaga. Kedua perpaduan antara mengayuh dan meluncur itulah yang membuat saya bisa terus melaju di air.

Mengayuh dapat dianalogikan saat kita bekerja keras dalam hidup. Mengayuh dapat dianalogikan sebagai melakukan bagian kita dengan setia. Kita perlu bekerja keras dalam hidup walau bukan berarti bekerja itu adalah yang segalanya dalam hidup. Saat kita bekerja keras, dimungkinkan bagi kita untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi.

Kita perlu melakukan bagian kita dengan setia. Kalau tugas kita adalah pelajar, sudah seharusnya kita belajar dengan rajin. Kalau tugas kita adalah pekerja, sudah seharusnya kita bekerja dengan giat. Kalau tugas kita adalah pengusaha, sudah seharusnya kita berusaha dengan sungguh-sungguh. Kalau tugas kita adalah seorang ayah, ibu, anak, sudah seharusnya kita menjalankan peran kita dengan baik di dalam keluarga.

Bukan hanya mengayuh yang penting dalam berenang, tetapi juga meluncur. Meluncur dapat dianalogikan saat kita menikmati hasil kerja kita. Kalau kita terus mengayuh dan tidak pernah meluncur, hasilnya adalah kita menjadi lelah. Meluncur juga berarti menikmati keberadaan diri kita di dalam Tuhan, bersandar kepada-Nya.

Saat kita bisa mengandalkan dan bersandar kepada Tuhan dalam hidup kita, kita bisa mencapai jauh lebih tinggi daripada hanya sekedar kerja keras semata. Bukan berarti kerja keras itu tidak penting, tetapi bukan hanya kerja keras yang penting!

”Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah–sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.” (Mazmur 127:2)

”Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.” (Amsal 6:6-8)

Kalau mau dilihat secara sekilas, ayat pertama di Mazmur dengan ayat di Amsal kelihatannya seperti bertolak belakang, tetapi kalau mau kita telaah secara lebih seksama sesungguhnya tidak bertolak belakang sama sekali.

Jadi pengertian di Mazmur 127:2 adalah bukan berarti seorang tidak perlu bekerja keras, tetapi perlu seseorang itu bekerja keras namun tidak begitu kerasnya sampai-sampai mengabaikan kesehatannya ataupun keluarganya. Sudah banyak cerita orang yang begitu cinta bekerja keras (workaholic) yang begitu cintanya akan kerja keras sampai-sampai mengabaikan kesehatan maupun keluarganya. Ini bukanlah hal yang benar.

Pengertian di Mazmur 127:2 adalah sumber berkat itu ada pada Tuhan. Tuhan memberkati setiap anak-anak yang dikasihi-Nya. Hanya saja tetap kita harus bekerja keras pada porsi yang benar.

Jadi ada waktunya bagi kita untuk bekerja keras seperti semut pada musim panas, tapi ada waktunya juga bagi kita untuk menikmatinya seperti yang tertulis pada Amsal 6:6-8. Ada waktunya mengayuh, ada waktunya meluncur. Keduanya harus dilakukan.

Kehidupan di dalam Tuhan seharusnya merupakan kehidupan yang dinamis, penuh semangat, penuh kerja keras, dan pada saat yang sama mengandalkan Tuhan sepenuhnya. Dengan demikian, orang lain dapat melihat dan mengikuti teladan tersebut. Itulah panggilan kita di dunia ini: menjadi terang dan garam.

Semoga kita semua bisa terus mengayuh dan meluncur di dalam hidup kita. Semoga kita bisa terus mengerjakan bagian kita dengan setia, dapat menikmati kerja keras kita, dan terus hidup mengandalkan Tuhan.

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: