All for Glory of Jesus Christ

Pada suatu pagi ketika saya datang ke tempat berenang ternyata kolam renangnya sedang dibersihkan. Tidak heran karena memang kolam terlihat berubah warna dari yang tadinya biru menjadi hijau. Setelah saya tanyakan, ternyata memang warna hijau itu disebabkan oleh lumut yang tumbuh.

Itu sebabnya memang kolam tersebut secara berkala dibersihkan supaya bebas dari lumut dan kotoran-kotoran yang mengganggu. Setelah kolam dibersihkan, kolam diisi kembali airnya dan siap untuk digunakan kembali.

Setelah saya berenang, saya merasa airnya sangat segar. Tidak heran karena memang kolamnya itu baru saja dibersihkan. Menunggu kolam dibersihkan memang membutuhkan waktu yang relatif lama, kurang lebih sekitar 1 jam. Tetapi hasilnya sepadan, air kolam tersebut menjadi bersih dan segar sesudahnya.

Hati kita ibarat kolam renang. Perlu pembersihan secara berkala kalau tidak akan menjadi kotor dan tumbuh lumut-lumut yang tidak diinginkan. Bagi saya sendiri, saya mengalami bahwa terus-menerus bekerja dan melayani tanpa cukup waktu untuk menulis, mendengarkan lagu pujian dan penyembahan, serta untuk relaksasi membuat kolam hati saya menjadi kotor.

Saya beberapa kali mendapati kondisi hati saya tidak dalam kondisi segar lagi setelah beberapa lama sibuk dalam segala rutinitas. Memang kondisi tidak segar itu tidak segera disadari tapi setelah sekian waktu baru terasa. Itu sebabnya saya bersyukur, bahwa Tuhan itu baik. Ketika hati saya sudah dalam kondisi perlu dibersihkan, Ia memberikan pembersihan yang sempurna.

Setelah beberapa lama tidak mendengarkan lagu pujian dan penyembahan yang biasanya saya dengarkan, barulah terasa ada sesuatu yang berbeda. Setelah beberapa lama tidak menulis, barulah terasa ada sesuatu yang berbeda. Setelah beberapa lama tidak cukup berelaksasi, barulah terasa ada sesuatu yang berbeda.

Jika dibiarkan hati cukup lama dalam kondisi yang buruk, memang dampaknya cukup fatal. Itu sebabnya sesegera mungkin setelah kondisi hati tersebut disadari, perlu segera mungkin dilakukan tindakan pencegahannya. Pembersihan hati bisa bermacam-macam caranya, tapi sumbernya hanya 1, yaitu Tuhan sendiri.

Pembersihan kolam memerlukan waktu, pembersihan hati juga butuh waktu. Tetapi seperti kolam yang dibersihkan dalam waktu rutin dan dalam jangka waktu relatif singkat antara pembersihan satu dengan pembersihan berikutnya, begitu juga kondisi hati kita. Jika hati kita dibersihkan secara rutin dalam waktu relatif singkat antara setiap pembersihannya, maka waktu pembersihannya juga akan relatif singkat.

Hal yang akan menjaga kondisi kolam tetap dalam kondisi yang bersih adalah jumlah kaporit dan juga penyinaran matahari yang mengarah ke kolam tersebut. Sementara untuk menjaga kondisi hati tetap dalam kondisi bersih adalah kualitas firman Tuhan yang tertanam dan juga penyinaran terang kebenaran Tuhan dalam hati tersebut. Kualitas firman Tuhan berbicara tentang pertumbuhan firman Tuhan di dalam hidup kita.

Seperti kolam perlu dibersihkan secara rutin, mari kita juga bersihkan hati kita secara rutin. Dengan Tuhan sebagai sumber pembersih hati kita, hati kita akan diubahkannya menjadi bersih dan baru kembali. Terus berpegang pada-Nya, karena hanya Dialah sumber kehidupan.

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: