All for Glory of Jesus Christ

“Apa yang Salah?”

Beberapa waktu yang lalu, ada satu gambar (picture profile) yang menarik dari Blackberry teman saya. Gambar tersebut adalah salah satu gambar yang diambil dari facebook yang. Gambar itu adalah gambar seorang wanita dengan jari telunjuk yang dimasukkan ke mulut sementara jari-jari yang lain dalam posisi tertekuk.

Hal yang menarik bukan gambarnya. Hal yang justru menarik adalah pertanyaan yang ada di gambar tersebut. Pertanyaan dalam gambar tersebut adalah:

“Apa yang salah dari gambar ini?”

Lebih jauh lagi dikatakan bahwa lebih dari 80% pengguna facebook yang melihat gambar tersebut tidak bisa menemukan kesalahan dalam gambar tersebut. Hal itu semakin memancing rasa ingin tahu dan penasaran saya terhadap gambar tersebut.

Saya kemudian memperhatikan gambar itu dengan seksama. Satu detik…., lima detik…, 15 detik, …. , sampai satu menit saya pelototi gambar tersebut saya masih belum menemukan hal yang salah. Saya kemudian perhatikan lagi gambar tersebut. Proses yang sama terjadi lagi, pandangi, pelototi, perhatikan, dan…. saya tetap tidak menemukan kesalahan pada gambar tersebut!

Akhirnya saya menyapa teman saya tersebut dan saya tanyakan kepadanya:

“Apa sih yang salah dari gambar itu?”

Dia hanya menjawab:

“Coba perhatikan lagi.”

Saya pun kemudian kembali memperhatikan gambar tersebut. Satu detik…, lima detik…., dan …. aha! Saya menemukannya! Setelah itu, saya juga melakukan eksperimen yang sama dengan yang dilakukan teman saya. Saya pasang gambar tersebut dalam profile picture saya dan mengajukan pertanyaan yang sama di status saya:

“Apa yang salah dari gambar ini?”

Ternyata eksperimen tersebut mengundang sejumlah teman untuk mengamati gambar tersebut. Dari hasil eksperimen saya, jarang sekali ada yang berhasil menemukan kejanggalannya. Setelah saya minta ulang untuk melihat gambar tersebut, barulah mereka menemukannya. Ada juga yang sudah saya berikan petunjuk, namun tetap tidak menemukan kejanggalan dari gambar tersebut.

Setelah melakukan eksperimen tersebut, tiba-tiba sekilas pemikiran melintas dalam benak saya. Bukankah dalam kehidupan sehari-hari ada begitu banyak hal yang sebenarnya salah, tapi terlihat benar? Kalau tidak teliti dalam melihat atau tidak memiliki konsep nilai yang benar, sesuatu yang salah bisa terlihat benar. Kalau sesuatu yang salah sudah terlihat benar, maka hal itu juga yang akan diyakini sebagai kebenaran.

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.” (1Tesalonika 5:21)

Ayat dalam 1 Tesalonika 5:21 ini singkat namun sangat padat, baik dalam makna, maupun dalam aplikasi. Kalau kita tidak menguji segala sesuatu, maka akan besar kemungkinan kita akan terjebak dalam sesuatu yang salah yang kita anggap benar.

Pertanyaannya bagaimana cara kita bisa menguji kalau kita tidak mengetahui mana yang benar dan mana yang salah? Mungkin untuk membedakan salah dengan benar itu tidak terlalu sulit, tapi bagaimanakah saat kita membedakan sesuatu yang kelihatannya benar tapi sebenarnya tidak demikian?

Dalam kehidupan sehari-hari, penting sekali bagi kita untuk mempunyai tata nilai yang benar. Tata nilai inilah yang akan menuntun kita untuk bisa membedakan hal yang salah dengan yang benar, juga untuk membedakan hal yang salah walaupun kelihatannya benar.

Tata nilai yang benar hanya mungkin diperoleh jika kita membaca, merenungkan, mempelajari, dan menyimpan Firman Tuhan di dalam hati kita; untuk pada akhirnya kemudian menerapkannya di dalam kehidupan kita. Untuk itu, penting sekali bagi kita untuk meluangkan waktu untuk bersaat teduh (quiet time) setiap harinya.

Jika kita bersaat teduh (quiet time) dengan rutin setiap hari, Firman Tuhan akan melekat dalam pikiran dan hati kita. Dengan demikian, saat kita berhadapan dengan sesuatu yang kelihatannya benar padahal salah, kita tidak akan terkecoh sedikitpun.

Jadi, siapkah kita menolak dan membedakan hal yang salah atau hal yang kelihatannya benar padahal salah dengan bersaat teduh (quiet time) secara rutin setiap hari?

Amin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: